pontianak-insights

Pemuda Katolik Kalbar Gelar Kursus Kepemimpinan Menengah, Wujudkan Kader Politik Berkualitas

Jumat, 17 April 2026 | 18:16 WIB
(Dari kiri) Ketua Pemuda Katolik Komda Kalbar, Hubertus Vincentius Wake, Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus Kurniawan, bersama perwakilan peserta Kursus Kepemimpinan Menengah, saat mengabadikan momen pada acara pembukaan, Jumat 17 April 2026. (Wilhelmus Triputra)

PONTIANAKGLOBE, PONTIANAK -- Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Kalimantan Barat resmi menggelar kegiatan Kursus Kepemimpinan Menengah (KKM) Sekolah Politik dan Demokrasi 2026 yang berlangsung selama tiga hari, mulai 17 hingga 19 April 2026, di PSE Keuskupan Agung Pontianak. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kaderisasi organisasi dalam menyiapkan generasi muda yang memiliki kapasitas kepemimpinan, khususnya di bidang politik dan demokrasi.

Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai program seperti ini sangat penting dalam mencetak pemimpin muda yang berkualitas.

“Pemerintah sangat mendukung kegiatan seperti ini. Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti hingga selesai, apalagi para pemateri yang dihadirkan memiliki kualitas yang baik dan diharapkan mampu mentransfer pengetahuan kepada peserta,” ujarnya, usai membuka kegiatan, Jumat, 17 April 2026.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga keberagaman dan toleransi di Kalimantan Barat. Menurutnya, Pemuda Katolik memiliki peran strategis sebagai perekat dan pelindung dalam kehidupan bermasyarakat.

“Kita ingin pemuda Katolik siap menjadi generasi penerus bangsa yang dapat berkiprah di berbagai bidang, baik pemerintahan, swasta, maupun sektor lainnya, serta siap menjadi pemimpin di masa depan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Krisantus menegaskan bahwa dukungan pemerintah tidak hanya dalam bentuk finansial, tetapi juga melalui pembinaan, arahan, dan motivasi kepada generasi muda.

Sementara itu, Ketua Pemuda Katolik Komda Kalbar, Hubertus Vincentius Wake, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional dan daerah organisasi.

“Sekolah politik ini adalah program dari pengurus pusat, sedangkan Kursus Kepemimpinan Menengah merupakan program mandatori dari Komda Kalbar. Tujuannya untuk memfilter dan mengkaderkan anggota terbaik agar siap terlibat dalam proses demokrasi,” jelasnya.

Ia menambahkan, melalui kegiatan ini diharapkan lahir kader-kader yang berintegritas dan visioner, sehingga mampu berkontribusi dalam menciptakan demokrasi yang berkualitas di Kalimantan Barat.

Selain KKM, Pemuda Katolik Kalbar juga merencanakan sejumlah agenda lanjutan, di antaranya pelaksanaan diklat lanjutan serta rapat pimpinan daerah di beberapa wilayah.

“Harapan kami, kader-kader yang dihasilkan benar-benar mampu menjalankan proses demokrasi secara baik, bermartabat, dan minim konflik,” pungkasnya.

Tags

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB