pontianak-insights

Sebut Fungsi Helm, Damkar Depok Justru Dapat Ancaman

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:03 WIB
Menyoroti penuturan seorang petugas Damkar yang mengaku mendapatkan teror setelah membagikan konten edukasi terkait fungsi helm. (Dok. Instagram.com/@xkhairulumam)

PONTIANAKGLOBE.COM, DEPOK -- Kasus teror yang dialami petugas pemadam kebakaran asal Depok, Jawa Barat, Khairul Umam, menjadi perbincangan di media sosial. Peristiwa ini terjadi setelah ia mengunggah konten video edukasi mengenai fungsi helm sebagai alat pelindung diri melalui akun Instagram pribadinya, @xkhairulumam.

Konten tersebut diunggah di tengah sorotan publik terhadap kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan oknum aparat di Tual, Maluku. Dalam videonya, Umam menyampaikan pesan edukatif tentang penggunaan alat pelindung diri dengan cara yang benar.

"Saya mau kasih tahu, ini namanya helm, gunanya itu buat melindungi kepala, bukan buat menghancurkan kepala," kata Umam dalam video yang diunggah Minggu (22/2/2026). 

Baca Juga: Pacaran 3 Tahun, Terduga Pelaku Akui Sering Lakukan Kekerasan

"Katanya bulan puasa setan pada dipenjara, kok masih ada?" tambahnya.

Namun, tiga hari setelah video itu dipublikasikan, Umam mengaku mulai menerima ancaman dari pihak tak dikenal. Ia menyebut teror tersebut dikirimkan hingga ke nomor WhatsApp pribadinya.

"Jadi setelah konten saya yang 'Day 1 kenali fungsi APD' itu banyak banget teror, bahkan sudah sampai WA," ujar Umam pada Rabu (25/2/2026).

"Dan saya juga belum tahu siapa ini ini orang," lanjutnya.

Tak hanya pesan bernada ancaman, pelaku juga disebut mengetahui dua alamat rumah Umam. Salah satu pesan yang diterimanya berbunyi, "2 Alamat ini ya bang, jangan lupa pake helm nya biar tetap selalu melindungi kepala lu."

Baca Juga: Detik-Detik Kapal Feri di Sebulu Tenggelam, Truk dan Pikap Terendam

Menurut Umam, pengirim pesan bahkan menyebut nama kedua orang tuanya.

"Yang jelas ada yang sampai mengirim 2 alamat rumah saya dan nyebut nama umi dan bapak saya. Canggih," ungkapnya.

Ia sengaja mempublikasikan tangkapan layar ancaman tersebut sebagai bentuk kewaspadaan.

"Sengaja saya post begini. Setidaknya, kalau nanti saya kenapa-napa, kalian sudah tahu," tandasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait dugaan teror yang dialami petugas Damkar tersebut.***

Tags

Terkini