pontianak-insights

Pernikahan 18 Tahun Berakhir, Norida Bangun Hidup Baru di Malaysia

Selasa, 17 Februari 2026 | 20:44 WIB
Menyoroti kisah viral wanita asal Malaysia yang pulang ke negaranya usai 18 tahun menikah berujung perceraian dengan pria asal Lombok, NTB. (Dok. Instagram.com/@undercover.id)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Kisah seorang perempuan asal Malaysia bernama Norida Akmal Ayob menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah ia memutuskan pulang ke negaranya usai menjalani kehidupan panjang di Indonesia.

Keputusan itu diambil setelah 18 tahun pernikahannya dengan pria asal Lombok, Nusa Tenggara Barat, berakhir dengan perceraian. Selama beberapa waktu setelah perpisahan tersebut, Norida dikabarkan harus berjuang sendiri membesarkan dua anaknya di tengah keterbatasan ekonomi.

Baca Juga: Ditinggal Induk Sejak Lahir, Punch Temukan Pelukan Pengganti

Dalam unggahan akun Instagram @undercover.id pada Selasa (17/2/2026), disebutkan Norida bekerja sebagai penyapu jalan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kondisi ekonomi yang sulit bahkan membuat anak-anaknya tidak dapat melanjutkan pendidikan.

Kisah tersebut akhirnya diketahui otoritas Malaysia setelah keluarga Norida melaporkan kondisi yang dialaminya. Proses kepulangannya kemudian difasilitasi melalui kerja sama pemerintah Malaysia dan Indonesia.

Kantor berita resmi pemerintah Malaysia, Bernama, melaporkan bahwa kepulangan Norida dan anak-anaknya melibatkan Kementerian Luar Negeri Malaysia, Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta, serta otoritas imigrasi kedua negara.

"Setelah hampir 2 dekade terpisah, Norida kini kembali berkumpul dengan keluarganya di Malaysia dengan harapan memulai kehidupan yang lebih baik," tulis Bernama dalam laporannya, Selasa, 17 Februari 2026.

Dalam kisahnya, Norida mengenang awal pernikahannya pada 2007 ketika ia hanya ingin menjalani kehidupan sederhana sebagai istri seorang petani. Namun, rumah tangga tersebut tidak berjalan sesuai harapan hingga akhirnya berakhir pada 2025.

Setelah perceraian, ia kehilangan sumber penghidupan dan sempat bekerja serabutan, mulai dari mencuci pakaian hingga menjadi pembantu di restoran.

"Wanita itu menawarkan saya pekerjaan membuat kue dan mengizinkan saya tinggal di rumah leluhur ibunya yang kosong secara gratis," tutur Norida.

Baca Juga: Bus Transjakarta Koridor 9 Berasap di Halte Pancoran, Penumpang Dievakuasi

Meski kini telah kembali ke Malaysia, Norida mengaku masih merindukan putra bungsunya yang masih berada di Lombok.

"Anak saya ingin datang ke Malaysia tetapi terhalang oleh kendala keuangan," terang Norida.

"Dia aman di sana karena dia warga negara Indonesia dan upaya sedang dilakukan untuk membawanya ke sini," tandasnya.***

Tags

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB