PONTIANAKGLOBE.COM, ACEH TAMIANG -- Influencer sekaligus aktivis kemanusiaan, Virdian Aurellio, membagikan pengalamannya saat terjun langsung ke lokasi bencana banjir bandang dan tanah longsor di Provinsi Aceh.
Aceh diketahui menjadi salah satu wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di Sumatera pada akhir November 2025 lalu. Dari pengalaman tersebut, Virdian mengaku semakin yakin bahwa kesadaran ekologis mulai tumbuh kuat di kalangan generasi muda Indonesia.
“Ini yang bikin saya yakin bahwa perubahan Indonesia ada di tangan kita, generasi muda,” tulis Virdian dalam unggahan di akun Instagram pribadinya @virdian_aurellio, Senin, 12 Januari 2026.
Baca Juga: Viral Anak Menangis di Kapal Kupang, Tunggu Bapak yang Tertinggal
Keyakinan itu, kata Virdian, muncul setelah dirinya berinteraksi langsung dengan anak-anak korban bencana di Aceh dalam sesi edukasi lingkungan.
“Contohnya jawaban adik kita dari Aceh yang ini bicara bahwa bencana lahir bukan sekadar musibah, tapi konsekuensi dari ulah manusia,” ungkapnya.
“Kesadaran ekologis ada dalam jiwa generasi kita, saatnya bikin perubahan,” lanjut Virdian.
Dalam unggahan tersebut, Virdian juga memperlihatkan cuplikan video saat dirinya memberikan edukasi kebencanaan kepada anak-anak dengan pendekatan sederhana.
“Cerita tentang bencana ekologis ke siswa-siswi Aceh, pakai dongeng dan bahasa bayi,” tulisnya.
Baca Juga: PSSI Tunda Perkenalan John Herdman, Ini Alasannya
Terlihat seorang anak perempuan menyampaikan pendapatnya di dalam tenda pengungsian, di hadapan Virdian dan teman-temannya.
“Karena semua bencana ini ulah manusia juga, manusia menebang pohon, jadi itulah yang akhirnya terjadi longsor,” ujar sang anak.
“Longsor itu nantinya kena rumah, jadi harus bangun rumah lagi. Kalau pohon ditebang, tidak ada yang menahan air,” tambahnya.***