pontianak-insights

Jembatan Ambruk, Mobil Camat Pantan Cuaca Terseret Arus Sungai Kala Tripe

Jumat, 2 Januari 2026 | 19:35 WIB
Penyelamatan mobil Camat Pantan Cuaca di Gayo Lues yang terseret arus sungai. (Dok. Instagram/eksotisaceh.)

PONTIANAKGLOBE.COM, GAYO LUES -- Mobil dinas Camat Pantan Cuaca, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, viral di media sosial setelah terseret arus Sungai Kala Tripe pada Kamis (1/1/2026) sore. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB saat jembatan di lokasi tiba-tiba ambruk akibat derasnya arus sungai.

Mobil Toyota Rush berwarna putih tersebut diketahui sudah lama terjebak di area itu sejak bencana banjir bandang dan longsor pada November 2025 lalu yang memutus akses jembatan.

Baca Juga: Terisolasi Sebulan Lebih, Warga Dusun Lelabu Aceh Tengah Bertahan di Tengah Ancaman Longsor

Saat arus kembali meninggi, kendaraan dalam kondisi kosong itu akhirnya hanyut dan terbawa arus sungai.

Mobil sempat terseret cukup jauh sebelum akhirnya tersangkut di bebatuan. Warga yang berada di sekitar lokasi kemudian berinisiatif mengamankan kendaraan dengan mengikat tali sling.

Salah seorang warga bahkan turun langsung ke sungai melawan arus untuk mengaitkan tali, sementara warga lain menarik dari tepi sungai. Proses evakuasi berlangsung dramatis, namun tidak menimbulkan korban jiwa.

Di sisi lain, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Aceh, termasuk Gayo Lues.

Untuk Sabtu, 3 Januari 2026, wilayah tersebut masuk kategori siaga dengan potensi hujan sangat lebat yang berisiko memicu banjir dan longsor susulan.

Baca Juga: Mobil Dicoret, Keluarga Disasar: Teror terhadap Sherly Annavita Bikin Geger

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat dampak bencana hidrometeorologi akhir November 2025 di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sangat besar.

Total korban meninggal dunia mencapai 1.157 orang, sementara 165 orang masih dinyatakan hilang dan proses pencarian terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Jumlah pengungsi di tiga provinsi tersebut tercatat sebanyak 380.287 jiwa.***

Tags

Terkini