Ke depan, terdapat berbagai tantangan dalam mengantisipasi prospek perekonomian dunia yang penuh dengan ketidakpastian, terlebih melihat prospek negara-negara maju yang menurun, kebijakan The Fed, serta pengalihan aliran modal ke aset safe haven.
Menghadapi dinamika tersebut, Bank Indonesia menguatkan peran sebagai penjaga stabilitas melalui bauran kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran yang dirancang untuk menjaga nilai Rupiah dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Dengan melihat berbagai kondisi global dan domestik tersebut, pada 2026, pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat diproyeksikan berada pada kisaran 5,3 – 6,0% (yoy), dengan inflasi yang tetap terkendali di kisaran 2,5± 1%. Proyeksi ini didukung oleh berlanjutnya pembangunan sejumlah kawasan industri serta penguatan sektor ekonomi utama seperti pertanian dan pertambangan.
PTBI merupakan forum strategis yang diselenggarakan rutin setiap akhir tahun untuk menyampaikan pandangan Bank Indonesia mengenai kondisi perekonomian terkini, tantangan, prospek, dan arah bauran kebijakan Bank Indonesia, serta memperoleh arahan dari Presiden RI. Pada 2025, PTBI dihadiri oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, Pimpinan dan Anggota MPR, DPR dan DPD RI, Pimpinan Lembaga Negara, Duta Besar negara sahabat, Menteri Kabinet Merah Putih, Ketua OJK dan LPS, dan lembaga terkait lainnya, Kepala Daerah, pimpinan perbankan dan korporasi, akademisi, pemimpin media masa nasional, serta perwakilan sejumlah lembaga internasional.
Masyarakat juga mengikuti PTBI 2025 melalui siaran langsung pada kanal media sosial Bank Indonesia, serta Kantor Perwakilan Bank Indonesia di seluruh Indonesia dan luar negeri.