PONTIANAKGLOBE.COM, JEDDAH -- Timnas Indonesia berada di ujung perjuangan menuju Piala Dunia 2026. Satu laga penentu kontra Irak di Round 4 Kualifikasi Zona Asia bakal digelar Minggu, 12 Oktober 2025 dini hari WIB.
Kekalahan 2-3 dari Arab Saudi membuat peluang Garuda menipis. Kini, duel menghadapi Irak menjadi partai hidup-mati bagi skuad asuhan Patrick Kluivert.
Namun, di tengah sorotan strategi dan mental bertarung pemain, perhatian publik justru tertuju pada sosok pengadil lapangan yaitu Ma Ning, wasit asal China yang dikenal penuh kontroversi.
Baca Juga: Dari Balik Jeruji ke Jaringan Narkoba, DPR Soroti Bobroknya Sistem Lapas
Wasit berusia 46 tahun itu ditunjuk AFC memimpin laga Irak vs Indonesia di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah.
Keputusannya nanti bisa menentukan nasib Jay Idzes dan rekan-rekan, apakah harapan menuju Piala Dunia 2026 tetap hidup, atau justru sirna di Jeddah.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan pentingnya fokus penuh bagi para pemain.
“Bukan hasil yang diinginkan, tapi mereka sudah berjuang maksimal. Kini waktunya bangkit melawan Irak,” tulis Erick lewat akun Instagram pribadinya, Jumat (10/10/2025).
Namun, dari sisi catatan pertemuan, Indonesia belum pernah benar-benar di atas angin. Dalam 9 laga terakhir, Garuda hanya sekali menahan imbang Irak dan sisanya kalah delapan kali.
Sementara Ma Ning sang wasit juga punya rekam jejak panjang yang membuat banyak tim was-was. Berikut beberapa catatan pentingnya:
Tiga Penalti di Final Piala Asia 2023
Kontroversi terbesar Ma Ning terjadi di final Piala Asia 2023 antara Qatar dan Yordania di Stadion Lusail, 10 Februari 2024.
Dalam laga itu, Qatar menang 3-1 dan semua gol berasal dari penalti hasil keputusan Ma Ning.
Afif mencetak hat-trick dari titik putih dan membawa Qatar juara. Banyak pihak menilai keputusan-keputusan Ma Ning di laga itu terlalu berlebihan.
Duel Panas Derby Shanghai