Bagi Uya dan Astrid, kerugian finansial mungkin bisa diganti, tetapi luka psikologis yang ditinggalkan jauh lebih sulit dipulihkan.
Mereka berharap peristiwa ini menjadi pengingat agar aksi demonstrasi tidak lagi berubah menjadi ajang perusakan dan penjarahan yang justru menyakiti masyarakat. ***