pontianak-insights

Bisnis Media Tak Akan Mati? Ini Pesan CEO Promedia di Mediapreneur Talks Surabaya

Minggu, 28 September 2025 | 22:47 WIB
CEO Promedia, Agus Sulistriyono dalam acara Mediapreneur Talks 2025 yang digelar Promedia Teknologi Indonesia (PTI) di Hotel Santika Premiere Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, pada Kamis, 25 September 2025. (Dok. Promedia)

“Mari bersama kita tingkatkan brand media lewat multi-platform dan pendapatan lewat media online. Saya yakin bisnis informasi tidak akan pernah mati, hanya mediumnya yang akan berubah,” ujarnya optimistis.

Baca Juga: CoreLab 2025 Promedia Sukses Digelar di Unesa, Mahasiswa Dibekali Skill Content Creator

KTP2JB Soroti Insentif untuk Media

Sementara itu, Dr. Guntur Syahputra Saragih dari KTP2JB menyoroti pentingnya insentif bagi industri media agar bisa bertahan di tengah disrupsi digital.

“Industri pariwisata mendapat insentif, ojol juga mendapat pengurangan PPh. Tapi industri media, yang menjadi corong publik, justru tidak disuarakan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan perlunya media aktif melaporkan pengaduan ke KTP2JB terkait pelanggaran atau konten yang merugikan jurnalisme.

“Setahun kami berjalan, laporan pengaduan dari media bisa dihitung dengan jari,” tambah Guntur.

Dalam kesempatan yang sama, Ilona Juwita, CEO ProPS, mengungkapkan tren pertumbuhan iklan digital di Indonesia.

“Pertumbuhan iklan tahun 2025 diperkirakan mencapai 5,1 persen dengan nilai sekitar 4 juta dolar AS atau setara Rp64,9 miliar,” ungkapnya.

Ia menekankan pentingnya pengelolaan data pelanggan dalam monetisasi iklan digital.

“Bukan hanya konten, data pelanggan juga krusial untuk membuka peluang baru dalam periklanan,” jelas Ilona.

Acara ini juga dihadiri Anggota Komite III DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama atau Ning Lia.

Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci penting dalam membangun industri media yang lebih sehat dan berkelanjutan.

“Promedia menghadirkan event ini dengan semangat kolaborasi. Kuncinya memang ada pada kerja sama untuk membangun media berkualitas di era digital,” tutur Ning Lia. ***

Halaman:

Tags

Terkini