pontianak-insights

Dinilai Tak Berempati, Tegas Jaringan Mitra Promedia Desak Zulhas Pecat Eko Patrio dan Uya Kuya

Sabtu, 30 Agustus 2025 | 23:26 WIB
Kolase foto anggota DPR RI Eko Patrio (kanan) dan Uya Kuya.

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Jaringan Mitra Promedia mendesak Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan untuk memecat Anggota DPR RI Eko Patrio dan Uya Kuya.

Keduanya dinilai tidak menunjukkan empati terhadap rakyat yang tengah menghadapi kesulitan ekonomi.

Baca Juga: Ketua PWI Terpilih Akhmad Munir Apresiasi Komdigi dan Dewan Pers, Tegaskan Komitmen Modernisasi Organisasi

“Ketum PAN harus memecat anggota legislatif yang tidak berempati pada rakyat, seperti Eko Patrio dan Uya Kuya,” kata CEO Promedia, Agus Sulistriyono, dalam keterangan tertulis, Sabtu (30/8/2025).

Agus menegaskan, pemecatan perlu dilakukan agar publik melihat keseriusan PAN dalam menegakkan sikap pro-rakyat.

“Terlalu mahal hancurnya fasilitas umum akibat sikap arogansi mereka. Pemecatan keduanya diyakini bisa menenangkan massa yang sudah tersulut kemarahan,” ujarnya.

Sebelumnya, Eko Patrio menyampaikan permintaan maaf melalui akun Instagram @ekopatriosuper.

Ditemani Pasha Ungu, ia menulis:

“Bismillahirahmanirahim, saya menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat Indonesia. Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi saya dan saya berkomitmen untuk menjadi pribadi yang lebih baik.”

Hal serupa disampaikan Uya Kuya melalui akun @king_uyakuya:

“Dengan segala kerendahan hati, saya minta maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat Indonesia dan mohon ampun kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Saya berkomitmen untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan berhati-hati dalam bersikap.”

Baca Juga: Mgr Samuel Oton Sidin Jadi Administrator Apostolik, Begini Aturan Pensiun Uskup dan Peluang Biarawan Kapusin Itu Jadi Uskup Agung Pontianak

Aksi Unjuk Rasa Meluas

Aksi unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa, buruh, dan masyarakat dari berbagai elemen driver ojol telah meluas ke banyak wilayah di Indonesia, dari Barat hingga Timur.

Aksi ini dipicu insiden anggota Brimob menabrak dan melindas driver ojol Affan Kurniawan pada Kamis (28/8/2025).

Halaman:

Tags

Terkini