PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mendatangi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Pusat untuk menemui keluarga driver ojek online (ojol) yang tewas terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob.
Listyo tiba di RSCM didampingi Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri.
Baca Juga: 6 Instrumen Investasi untuk Generasi Muda, Bahkan Bisa Mulai dari Rp100 Ribu
Kepada keluarga korban, ia menyampaikan rasa duka mendalam sekaligus permohonan maaf dari institusi Polri.
“Pertama, saya mengucapkan belasungkawa dan duka cita yang sangat mendalam kepada almarhum AK dan seluruh keluarga. Kami juga menyampaikan permohonan maaf atas musibah yang terjadi,” ujar Listyo di RSCM, Jakarta Pusat, Jumat, 29 Agustus 2025 dini hari.
Kapolri menegaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan perangkat desa di lingkungan tempat tinggal korban untuk membantu persiapan pemakaman.
Baca Juga: Daftar Mobil Murah 2025, Cocok untuk Anak Muda hingga Keluarga Baru
“Kami sudah bertemu dengan RT, RW, pengurus masjid, dan berkomunikasi untuk mempersiapkan pemakaman serta hal-hal lain sesuai permintaan keluarga,” jelasnya.
Listyo menambahkan, kepolisian akan menindaklanjuti insiden tersebut sesuai dengan aspirasi keluarga korban.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada para driver ojol dan masyarakat luas atas peristiwa yang terjadi.
“Sekali lagi, mewakili keluarga besar Polri, kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya,” tegasnya.
Baca Juga: DJP Catat Pajak Ekonomi Digital Capai Rp40 Triliun, Kripto dan Fintech Jadi Kontributor
Sebelumnya, sebuah video viral di media sosial memperlihatkan mobil rantis Brimob melindas seorang driver ojol di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Kamis, 28 Agustus 2025 malam.
Peristiwa itu terjadi saat polisi berupaya membubarkan aksi demo buruh di depan Gedung DPR/MPR RI yang meluas ke sejumlah titik. ***