“Tadi kami diberi motivasi dan tips and trick juga bagaimana caranya nanti untuk ber-public speaking atau untuk berdebat di muka umum,” ungkapnya.
Bagi yang belum mengetahui, nama Ocha sebelumnya viral setelah berani mengoreksi keputusan juri saat mengikuti LCC MPR.
Baca Juga: Kronologi Kebakaran Hebat di Pabrik Ban Purworejo, Bermula dari Asap di Area Parkir Motor Karyawan
Saat itu, ia mempertanyakan keputusan dewan juri yang dianggap tidak konsisten dalam memberikan penilaian.
Dalam siaran resmi YouTube MPR RI pada Sabtu, 9 Mei 2026, dewan juri sempat memberikan nilai berbeda terhadap jawaban yang sama dari peserta.
Pada sesi tersebut, Grup C dari SMAN 1 Pontianak mendapat pengurangan nilai lima poin untuk jawaban terkait proses pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Namun, jawaban serupa dari Grup B SMAN 1 Sambas justru diberi nilai 10 oleh juri yang sama, yakni Kepala Biro Pengkajian Setjen MPR RI, Dyastasita.
Merasa ada ketidakkonsistenan penilaian, Ocha akhirnya menyampaikan protes secara langsung di arena lomba.
Juri dan MC LCC MPR Dinonaktifkan
Secara terpisah, MPR RI kini telah menonaktifkan dewan juri dan MC dalam kegiatan LCC Empat Pilar tingkat Kalimantan Barat tersebut.
MPR juga memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan lomba.
“Terkait ramainya pemberitaan di media sosial tentang LCC Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat mengenai penilaian jawaban peserta pada salah satu sesi lomba,” tulis MPR dalam keterangan resminya pada Selasa, 12 Mei 2026.
“Panitia pelaksana dari Sekretariat Jenderal MPR RI telah menonaktifkan dewan juri dan MC pada kegiatan LCC ini,” lanjut pernyataan tersebut.***
Artikel Terkait
SMAN 1 Pontianak Tegaskan Tak Ikut Final Ulang LCC 4 Pilar MPR Kalbar, Pilih Dukung SMAN 1 Sambas, Tujuan Hanya Ini...
Viral Rak Supermarket Pajang Obat Keras, Begini Penjelasan Aturan Terbaru BPOM
Viral Guru Bantu Siswa Seberangi Sungai Deras di Aceh Tengah, Jembatan Apung Mulai Rusak
Kronologi Kebakaran Hebat di Pabrik Ban Purworejo, Bermula dari Asap di Area Parkir Motor Karyawan
Kesaksian Karyawan soal Kebakaran Pabrik Ban Purworejo: Api Cepat Membesar hingga APAR Tak Mampu Padamkan
Kepala Sekolah SMAN 1 Pontianak yang Tolak Final Ulang LCC MPR Ternyata Pernah Teliti ‘Perilaku Sosial Anak’