Kematian Diplomat Muda Arya Daru, Keluarga Desak Kasus Ditarik ke Bareskrim

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Selasa, 30 September 2025 | 20:43 WIB
Diplomat Muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan.  (X.com @IndonesiaMaputo)
Diplomat Muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan. (X.com @IndonesiaMaputo)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Kasus kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Arya Daru Pangayunan, hingga kini masih menyisakan tanda tanya besar.

Meski Polda Metro Jaya menyimpulkan tidak ada unsur pidana, keluarga menilai banyak kejanggalan yang belum terjawab.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Janji Lunasi Tunggakan Rp55 Triliun ke BUMN, Awasi Ketat Dana Rp200 Triliun di Bank Pelat Merah

Terbaru, keluarga Arya Daru bersama kuasa hukumnya mendatangi Komisi III DPR RI di Senayan, Jakarta, Selasa (30/9/2025).

Audiensi tersebut bertujuan meminta dukungan agar kasus kematian Arya ditarik dari Polda Metro Jaya dan ditangani langsung oleh Bareskrim Polri.

Istri Arya, Meta Ayu Puspitantri, hadir bersama ayah, mertua, dan pengacara keluarga, Nicholay Aprilindo.

Kedatangan mereka disebut bukan sekadar formalitas, melainkan upaya mencari keadilan atas kejanggalan yang masih menyelimuti kasus tersebut.

“Yang akan disampaikan adalah kejanggalan-kejanggalan yang ada, fakta lapangan yang kami temukan, serta informasi yang kami kumpulkan. Semuanya akan kami sampaikan di RDPU,” ujar Nicholay.

Desakan Tarik Kasus ke Bareskrim

Nicholay menegaskan, keluarga ingin agar penanganan kasus tidak lagi di Polda Metro Jaya.

Menurutnya, Bareskrim Polri harus turun tangan untuk memastikan penyelidikan berlangsung transparan.

Baca Juga: Kasus Kematian Diplomat Kemlu Arya Daru, DPR Desak Investigasi Independen dan Ekshumasi

“Bareskrim sampai sekarang masih menutup diri terhadap kami. Kami sudah berupaya menemui Kabareskrim, tapi selalu ditolak dengan alasan dinas luar. Padahal surat ke Kapolri sudah kami kirim dan sudah mendapat atensi,” jelasnya.

Ia khawatir kasus ini berpotensi menjadi dark case bila tidak diusut tuntas.

Salah satu sorotan keluarga adalah temuan alat kontrasepsi yang disebut polisi saat penyelidikan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Rekomendasi

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB
X