PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Ketika membicarakan sejarah Gereja Katolik di Indonesia, khususnya di Kalimantan Barat, nama Ordo Kapusin (OFMCap) tak bisa dilepaskan.
Mereka adalah sekelompok misionaris yang memainkan peran sentral dalam peletakan dasar iman Katolik dan pembangunan sosial di berbagai wilayah.
Baca Juga: Paus Leo XIV Serukan Gencatan Senjata, Pembebasan Sandera, dan Penghormatan Hukum Humaniter di Gaza
Ordo Kapusin bukanlah ordo baru, melainkan sebuah cabang reformasi dari Ordo Saudara Dina atau Fransiskan.
Sejarahnya dimulai di Italia pada tahun 1525, ketika seorang frater bernama Matteo da Bascio merasa perlu untuk kembali pada semangat otentik dari pendiri mereka, Santo Fransiskus dari Assisi.
Matteo mendambakan kehidupan yang lebih radikal dalam kemiskinan, kesederhanaan, dan doa, sebagaimana yang tertuang dalam regula ordo asli.
Gerakan ini menarik banyak pengikut dan secara resmi diakui pada tahun 1619.
Nama Kapusin sendiri berasal dari kata Italia "cappuccino" yang berarti "tudung kecil," merujuk pada tudung jubah mereka yang lebih runcing dan menjadi ciri khas.
Spiritualitas Kapusin berfokus pada tiga pilar utama:
-
Kemiskinan Radikal: Hidup sederhana dan dekat dengan kaum papa.
-
Doa Kontemplatif: Menempatkan kehidupan doa sebagai inti dari identitas mereka.
-
Pelayanan Pastoral: Aktif melayani masyarakat, terutama mereka yang terpinggirkan.
Masuknya Misi Kapusin di Indonesia
Sejarah Kapusin di Indonesia dimulai dengan kedatangan para misionaris dari Provinsi Belanda.
Mereka tiba di Singkawang, Kalimantan Barat, pada 30 November 1905.
Artikel Selanjutnya
Profil Singkat Mgr Victorius Dwiardy OFM Cap: Panggilan Bersemi di Seminari St Paulus Nyarumkop, Pilih Kapusin
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Profil Singkat Mgr Victorius Dwiardy OFM Cap: Panggilan Bersemi di Seminari St Paulus Nyarumkop, Pilih Kapusin
Profil Singkat Mgr Victorius Dwiardy OFM Cap: Tugas dan Tanggungjawab Besar dalam Ordo Kapusin
Tiga Puluh Tahun Kemandirian Ordo Saudara Dina Kapusin Provinsi “Santa Maria Ratu Para Malaikat” Pontianak (1994-2024) 'Serial 1'
Kisah Berdirinya Kapusin Provinsi Indonesia (Serial 3)
Tiga Puluh Tahun Kemudian (1994-2024) Kapusin Pontianak – (Serial 4)
Mgr Samuel Oton Sidin Jadi Administrator Apostolik, Begini Aturan Pensiun Uskup dan Peluang Biarawan Kapusin Itu Jadi Uskup Agung Pontianak