Mengenal Kapusin, Ordo Katolik yang Mengabdi di Indonesia Sejak Awal Abad ke-20 dan Membangun Pondasi Katolik di Kalbar

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Sabtu, 20 September 2025 | 05:05 WIB
Minister Jenderal Ordo Kapusin Dunia, Dr Roberto Genuin OFM Cap, bertandantang saat kunjungan ke Universitas Widya Dharma Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu 26 November 2022.  (ist/Komisi Komsos KAP)
Minister Jenderal Ordo Kapusin Dunia, Dr Roberto Genuin OFM Cap, bertandantang saat kunjungan ke Universitas Widya Dharma Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu 26 November 2022. (ist/Komisi Komsos KAP)

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Ketika membicarakan sejarah Gereja Katolik di Indonesia, khususnya di Kalimantan Barat, nama Ordo Kapusin (OFMCap) tak bisa dilepaskan.

Mereka adalah sekelompok misionaris yang memainkan peran sentral dalam peletakan dasar iman Katolik dan pembangunan sosial di berbagai wilayah.

Baca Juga: Paus Leo XIV Serukan Gencatan Senjata, Pembebasan Sandera, dan Penghormatan Hukum Humaniter di Gaza

Ordo Kapusin bukanlah ordo baru, melainkan sebuah cabang reformasi dari Ordo Saudara Dina atau Fransiskan.

Sejarahnya dimulai di Italia pada tahun 1525, ketika seorang frater bernama Matteo da Bascio merasa perlu untuk kembali pada semangat otentik dari pendiri mereka, Santo Fransiskus dari Assisi.

Matteo mendambakan kehidupan yang lebih radikal dalam kemiskinan, kesederhanaan, dan doa, sebagaimana yang tertuang dalam regula ordo asli.

Gerakan ini menarik banyak pengikut dan secara resmi diakui pada tahun 1619.

Nama Kapusin sendiri berasal dari kata Italia "cappuccino" yang berarti "tudung kecil," merujuk pada tudung jubah mereka yang lebih runcing dan menjadi ciri khas.

Spiritualitas Kapusin berfokus pada tiga pilar utama:

  1. Kemiskinan Radikal: Hidup sederhana dan dekat dengan kaum papa.

  2. Doa Kontemplatif: Menempatkan kehidupan doa sebagai inti dari identitas mereka.

  3. Pelayanan Pastoral: Aktif melayani masyarakat, terutama mereka yang terpinggirkan.

Masuknya Misi Kapusin di Indonesia

Sejarah Kapusin di Indonesia dimulai dengan kedatangan para misionaris dari Provinsi Belanda.

Mereka tiba di Singkawang, Kalimantan Barat, pada 30 November 1905.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB
X