Toyota meminta maaf kepada pelanggan tetapi meyakinkan bahwa kendaraan mereka tetap aman untuk dikendarai.
Afiliasi Toyota, Toyota Industries, juga tidak melakukan pengujian output yang tepat untuk sertifikasi tiga model mesin diesel.
Sementara itu Honda menemukan kesalahan dalam pengujian terkait kebisingan dan tenaga mesin.
Meski demikian, mereka menekankan bahwa kendaraannya tetap aman dan telah lulus standar perusahaan.
Baca Juga: Jembatan Penghubung Pontianak-Bengkayang di Desa Tunang Ambruk, Lalu Lintas Lumpuh Total!
Merek truk dan bus Toyota, Hino, juga dilanda skandal atas kecurangan pengujian mesin di Jepang.
Toyota Industries dilaporkan tidak melakukan pengujian output yang tepat untuk sertifikasi tiga model mesin diesel mereka.
Skandal ini memberikan pukulan berat bagi reputasi dan kepercayaan industri otomotif Jepang di mata publik dan pasar global. ***