Melalui SEAX Global, dia menjadi sosok di balik pembangunan sistem kabel di bawah laut untuk Indonesia, Malaysia, dan Singapura.
Meskipun sempat menduduki posisi pertama sebagai orang terkaya di Indonesia, Low Tuck Kwong kini telah digeser oleh Prajogo Pangestu.
Baca Juga: Vatikan Resmi Rilis Logo dan Moto Kunjungan Paus ke Asia Termasuk Indonesia, Ini Maknanya
3. R. Budi Hartono (US$ 24,5 Miliar)
Robert Budi Hartono adalah anak dari pendiri perusahaan rokok Djarum di Indonesia, Oei Wie Gwan.
Setelah sang ayah meninggal, Robert bersama saudaranya, Michael, mulai mengekspor produk tembakau pada tahun 1972.
Dia memperkenalkan merek rokok pertamanya, Djarum Super, pada tahun 1981.
Selain itu, Robert juga memiliki kepemilikan saham terbesar di salah satu bank swasta terbesar di Indonesia, yakni PT Bank Central Asia Tbk (BCA).
4. Michael Hartono (US$ 23,6 Miliar)
Michael Hartono, kakak dari R. Budi Hartono, juga mewarisi perusahaan rokok Djarum dari ayah mereka.
Selain mengembangkan bisnis keluarga, Michael juga memiliki kepemilikan saham terbesar di BCA.
Selain itu, dia juga memiliki perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Barat dengan luas sekitar 65.000 hektar.
5. Sri Prakash Lohia (US$ 8,3 Miliar)
Sri Prakash Lohia adalah pendiri dari perusahaan pembuat benang pintal, Indorama Corporation, dan merupakan salah satu orang terkaya di Indonesia pada Mei 2024.
6. Agoes Projosasmito (US$ 6,7 Miliar)
Agoes Projosasmito adalah tambahan baru dalam daftar sepuluh orang terkaya di Indonesia.
Dia adalah presiden komisaris dari Amman Mineral Internasional, perusahaan pertambangan tembaga dan emas terbesar kedua di Indonesia.
Amman Mineral Internasional go public di Bursa Efek Indonesia pada Juli 2023 dengan IPO senilai $710 juta.
Agoes juga memiliki saham minoritas di perusahaan tersebut.
Selain itu, sebagai bankir investasi veteran, Agoes memiliki saham di perusahaan minyak dan gas Indonesia, Medco Energi Internasional, dan perusahaan penambangan batu bara, Bumi Resources.
7. Chairul Tanjung (US$ 5,1 Miliar)
Chairul Tanjung adalah pemilik dari perusahaan konglomerasi CT Corp yang mengoperasikan berbagai anak perusahaan di berbagai sektor bisnis.