Film ini menyajikan latar belakang sejarah yang kaya, termasuk kehadiran Inggris di Malaka dan perdagangan lintas budaya antara Arab, Cina, Malaka, dan Eropa.
Baca Juga: 10 Jam Tangan Seiko yang Cocok untuk Wartawan dengan Kegiatan Seabrek di Lapangan
Film ini menarik dalam mengangkat aspek sejarah pada zamannya.
Film Gunung Emas Almayer memberikan pengalaman yang bermakna dalam memahami perbedaan budaya antara Melayu dan Barat.
Film ini merupakan hasil kolaborasi antara Indonesia dan Malaysia, dengan melibatkan beberapa aktor senior Indonesia seperti El Manik, Alex Komang, dan Rahayu Saraswati.
Baca Juga: 10 Jam Tangan Seiko yang Cocok untuk Wartawan dengan Kegiatan Seabrek di Lapangan
Disutradarai oleh U-Wei Bin Haji Saari – asal Malaysia -- film ini menghadirkan perspektif yang menarik tentang kehidupan masyarakat Melayu di Malaka pada akhir abad ke-19.
Meski film Gunung Emas Almayer sudah tayang di bioskop Indonesia pada 6 November 2014 silam, namun film ini masih sangat relevan untuk ditonton.
Film ini diproduseri oleh Media Desa Indonesia.
Sebelumnya Media Desa Indonesia telah sukses memproduseri film trilogi Merah Putih. ***