lifestyle

Tantangan Identitas dalam Film ‘Gunung Emas Almayer’ Adaptasi Karya Sastra dari Novelis Polandia Joseph Conrad

Kamis, 29 Februari 2024 | 12:04 WIB
Film ‘Gunung Emas Almayer’ film yang menggambarkan kisah cinta yang kompleks antara peranakan Belanda-Melayu yang terjalin di sekitar Malaka, Malaysia. (Dok. Pontianak Globe)

PONTIANAKGLOBE.COM -- Film ‘Gunung Emas Almayer’ tidak mengisahkan petualangan mencari harta karun, seperti yang mungkin diantisipasi oleh penonton.

Sebaliknya, film ini menggambarkan sebuah kisah cinta yang kompleks antara peranakan Belanda dan Melayu yang terjalin di sekitar Malaka, Malaysia.

Film ini merupakan adaptasi dari novel karya Joseph Conrad yang diterbitkan pada tahun 1895 dengan judul "Almayer’s Folly".

Baca Juga: Cara Merawat Jam Tangan Seiko Quartz Agar Awet dan Tahan Lama, Serta 5 Contoh Jam Tangan Seiko Quartz yang Ada di Pasaran

Joseph Conrad adalah seorang novelis asal Polandia, yang kemudian meninggal di Inggris.

Kisahnya memusatkan perhatian pada obsesi Kaspar Almayer, seorang pedagang asal Belanda, yang memburu gunung emas demi mewujudkan impian kembali ke Eropa dengan kaya raya.

Almayer kemudian menikahi seorang penduduk setempat yang dipanggil Mem.

Pasangan ini memiliki seorang putri bernama Nina.

Saat Nina kembali ke Sambir setelah menempuh pendidikan di Singapura, ia menemukan identitasnya sebagai orang Melayu.

Baca Juga: 5 Jam Tangan Seiko yang Cocok untuk Pekerja Sektor Perkebunan, Begini Alasan Serta Kisaran Harganya

Sementara itu, ayahnya, Kaspar, tetap bersikeras bahwa Nina adalah keturunan kulit putih.

Ia menolak tawaran pernikahan Nina dengan seorang pedagang Arab yang menginginkannya.

Kaspar bermimpi membawa Nina ke Eropa setelah menemukan gunung emas.

Dalam perjalanannya, Kaspar bertemu dengan Dain Maroola, seorang pangeran Malaka yang mengklaim mengetahui letak gunung emas tersebut.

Di tengah perjalanan, Dain dan Nina jatuh cinta, namun hubungan mereka dipertentangkan oleh banyak pihak.

Halaman:

Tags

Terkini

Seabad Maria Manaoag, Bersama Jutaan Umat

Rabu, 22 April 2026 | 22:31 WIB

Guru di Bojonegoro Lari ke Sekolah Demi Hemat BBM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:13 WIB