PONTIANAKGLOBE -- Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Pontianak Julianto Budhi Prasetyono mengapreasiasi kemampuan melukis Agus, salah satu warga binaan pemasyarakatan yang hasil goresan lukisannya tidak kalah dengan pelukis profesional.
"Saya mengapresiasi segala bentuk kreatifitas yang dibikin dan diciptakan oleh seluruh warga binaan termasuk warga binaan kami Agus," kata Julianto Budhi Prasetyono kepada Pontianak Globe, Selasa (7 Februari 2023).
Julianto senang dengan bakat-bakat seperti Agus yang mampu membuat suasana Lapas lebih berwarna seperti lukisan yang dibuatnya. Oleh karena itu, dia sangat mendukung capaian para warga binaan selama positif dan membuat hidup mereka lebih baik.
"Kami akan mendukung apapun bentuk hasil karya seni yang diciptakan oleh warga binaan selagi itu semua hal-hal positif," ucap Julianto Budhi Prasetyono.
Saat bersamaan, Agus membuat lukisan di Lapas Kelas II A Pontianak. Dia membuat lukisan naga, salah satu ikon perayaan Imlek dan Cap Go Meh. Agus yang memiliki bakat melukis sebelum berada di lapas mengutarakan sering melukis untuk mengisi hari-hari di lapas.
"Naga ini dibikin kurang lebih 2 minggu. Kalau objek lukisan lain lama pengerjaan tergantung dari bentuk dan ukuran yang akan dilukis," kata Agus.
Dia menerangkan mempunyai beberapa lukisan selama di lapas seperti dinasaurus, kaligrafi untuk mesjid di lapas. Ada lukisan satu dimensi dan 3 dimensi.
"Dengan modal kuas dan cat, saya membuat lukisan kreasi dipajang di dinding blok hunian dan pos penjaga," ujar Agus.
Artikel Terkait
Tangis Haru Para Narapidana saat Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Rayakan Natal Bersama di Lapas Perempuan
50 Petugas Lapas IIA Pontianak Gagah Berlatih PBB. Kalapas Julianto Budhi Prasetyono Pimpin Langsung