Kalbar Harap Angka Stunting Turun, Begini Upaya Pemerintah Daerah

photo author
Yanuarius Viodeogo Seno, Pontianak Globe
- Kamis, 26 Januari 2023 | 09:13 WIB
Kalbar ingin angka stunting turun (sumber foto: bandungkab.go.id)
Kalbar ingin angka stunting turun (sumber foto: bandungkab.go.id)

PONTIANAKGLOBE -- Pemprov Kalimantan Barat berharap penanganan stunting serius oleh berbagai pihak sehingga angka masalah gizi kronis dapat turun terus dengan target mencapai angka 17% pada 2023.

Wakil Gubernur Kalbar Ria Norsan dalam satu kesempatan mengatakan saat ini angka stunting di Kalbar mencapai 29,8% seluruh kabupaten dan kota sehingga perlu komitmen mengatasi stunting.

Sebagaimana rapat terbatas tentang Percepatan Penurunan Stunting pada 11 Januari 2022 lalu, Kalbar merupakan salah satu provinsi dari 12 provinsi dengan jumlah balita stunting terbanyak.

Sehingga Presiden RI Joko Widodo menegaskan dalam rapat tersebut supaya memberikan pendampingan khusus 12 provinsi prioritas mengatasi stunting.

"Mari kita mencapai target itu, saling bahu membahu," kata saat menghadiri rapat Tim Percepatan Penurunan Stunting pada Oktober 2022 lalu dikutip Pontianak Globe Kamis (26 Januari 2023).

Sementara itu, Plt Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kalbar Muslimat mengatakan untuk tahun 2024 masalah stunting di Kalbar dapat turun menyentuh angka 14%.

"Kami melibatkan semua sektor di daerah yakni PKK untuk kesejahteraan keluarga, Dinas Ketahanan Pangan dan dinas yang bergerak di pemberdayaan ekonomi termasuk melibatkan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)," kata Muslimat.

Secara nasional, saat ini angka stunting sebesar 21,6% atau turun sebelumnya pada 2021 sebesar 24,4%. Apabila merujuk organisasi WHO semestinya angka stunting di bawah 20%.

Sebagai informasi, stunting merujuk pengertian Kementerian Kesehatan adalah kondisi gagal tumbuh pada balita karena kurangnya asupan gizi dan mengalami kondisi infeksi berulang-ulang ditandai dengan panjang atau tinggi badan di bawah standar.

Masih menurut Kemenkes, stunting ini bagi anak balita dengan nilai score z kurang dari minus 2.00 standar deviasi (stunted) dan kurang dari minus 3.00 several stunted. Balita demikian mengalami keterlambatan pertumbuhan tidak sesuai dengan standarnya.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yanuarius Viodeogo Seno

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X