kalbar-kita

Alumni SMA Santu Petrus Pontianak Angkatan 86 Maknai Imlek dengan Makan Malam bersama Mantan Guru

Minggu, 22 Januari 2023 | 20:23 WIB
Salah seorang mantan guru SMA Santu Petrus Pontianak yang diajak makan malam bersama oleh Ikatan Persaudaraan 1986. (Pontianak Globe/Steve Vantax)

Setiap Guru yang hadir mendapatkan angpao dari Angkatan 86.

Para guru juga mendapatkan sertifikat penghargaan dari panitia dengan ditandatangani Wali Kota Pontianak.

Andreas Acui Simanjaya yang juga Ketua Asosiasi Penguasa Indonesia (Apindo) Kalimantan Barat (Kalbar) itu mengatakan, kegiatan ini terselenggara berkat dukungan seluruh anggota Angkatan 86 baik berupa dana maupun tenaga serta pemikiran demi suksesnya acara Makan Bersama Guru Menjelang Imlek ini.

Andreas Acui Simanjaya selaku ketua panitia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung acara ini sehingga terselenggara dengan baik.

Guru Merasa Bahagia

Sementara itu Hendriek Hasan SPd SH MPd yang diundang selaku adik kelas dari angkatan 96 dan juga guru aktif di almamater merasa sangat berbahagia sekaligus terharu.

Berbahagia karena berkesempatan bertemu dan melepas rindu dengan para guru yang juga mengajarnya sewaktu sekolah dulu.

Kehangatan yang muncul selama acara tersebut sungguh memuaskan kerinduan yang ada.

Terharu karena para guru yang mengajarnya tiga puluh tahun lalu banyak yang telah sepuh saat ini.

Bahkan ada yang berumur di atas 90 tahun. “Tersemat doa semoga para guru yang hadir senantiasa sehat serta panjang umur,” katanya Hendriek Hasan.

Hendriek Hasanmenuturkan, acara ini dirasakan sebagai antitesis dari sekedar slogan bahwa guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa.

“Yang dilakukan oleh IP 86 sangat memuliakan para guru. Di saat berkumpul untuk bersyukur atas tahun yang telah dilalui dan bersiap menyambut tahun yang baru, para murid ingat akan jasa para gurunya dan mengundang untuk bersantap bersama dalam suasana penuh kekeluargaan. Ini dirasakan jauh lebih bernilai dari sekedar tanda jasa,” kata Hendriek Hasan.

Ia menambahkan, “Satu hal menarik untuk dicermati adalah bahwa Bapak Wali Kota dan Ibu Wali Kota turut menyatu dengan kehangatan kekeluargaan yang ada. Selama 2 jam acara berlangsung terlihat sangat menikmati suasana yang ada. Terlihat Bapak Wali Kota dan Ibu Wali Kota berbincang hangat dan bersenda gurau bersama para guru dan undangan dengan akrabnya.”

Menurut Hendriek Hasan acara ini bisa menjadi inspirasi bagi kaum muda untuk menghargai para guru yang telah mendidiknya dengan penuh kasih.

“Satu aksi sederhana yang sungguh penuh makna. Terima kasih kepada panitia yang telah menunjukkan bahwa ini adalah sesuatu yang sangat mungkin untuk dilakukan,” kata Hendriek Hasan. ***

Halaman:

Tags

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB