PONTIANAKGLOBE --
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan penyumbang nilai ekspor Kalbar yakni bahan kimia anorganik senilai US$56,87 juta, lemak dan minyak hewan atau nabati senilai US$24,16 juta.
Karet dan barang dari karet senilai US$11,18 juta, kayu, barang dari kayu senilai US$6,03 juta, buah-buahan senilai US$4,62 juta.
Selanjutnya, ampas atau sisa industri makanan senilai US$3,47 juta, bijih, kerak dan abu logam senilai US$2,97 juta, garam, belerang, kapur senilai US$1,54 juta, tembakau senilai US$1,41 juta dan komoditas terakhir ikan dan udang senilai US$1,12 juta.
Negara tujuan ekspor utama dari Kalbar yakni India senilai US$33,48 juta, Malaysia seniali US$25,40 juta, Pakistan senilai US$20,61 juta.
Negara lain adalah Jepang senilai US$11,90 juta, China senilai US$10,19 juta, Korea senilai US$4,33 juta, Vietnam senilai US$2,25 juta, Taiwan senilai US$1,52 juta, Argentina senilai US$1,63 juta dan negara lainnya US$1,63 juta.