PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Barat, Doni Septadijaya menyampaikan apresiasi dengan adanya High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) mencakup wilayah Kabupaten Kubu Raya, Kota Pontianak, dan Kabupaten Mempawah (Kuponwah) yang menghasilkan empat Pokja dalam rangka bersama - sama bersinergi dan berkolaborasi untuk melakukan pengendalian inflasi bersama.
"Meskipun Pontianak saat ini menjadi satu-satunya kota yang menjadi Kota IHK (kota yang menjadi sampel perhitungan Indeks Harga Konsumen) oleh BPS, namun Kubu Raya dan Mempawah berkolaborasi bersama - sama untuk bisa menghasilkan pengendalian harga komoditas masing - masing daerah, "ungkap Doni, usai HLM - TPID, Rabu (30/7/2025).
Menurutnya, hal itu adalah Best Practice yang harusnya juga bisa disambut baik pemerintah daerah lainnya. Karena dengan adanya sinergi ini akan memungkinkan kebutuhan akan pasokan komoditas bisa terpenuhi.
"Karena contoh di Kuponwah ini memiliki karakteristik yang berbeda, sebagaimana kita tahu Pontianak sebagai daerah yabg cenderung melakukan konsumsi, sedangkan Kubu Raya adalah daerah produksi, "jelasnya.
Hal itu yang harusnya bisa dikolaborasikan dengan baik termasuk bisa mensertifikasi terkait dengan kebutuhan distribusi barang dan jasa.
Terkait dengan ketersediaan stok memang menjadi poin penting yang perlu diperhatikan. Dengan ketersediaan stok yang terpenuhi, berarti ketersediaan barang dan jasa tersedia dengan cukup baik.
"Terutama untuk mengantisipasi momen - momen saat permintaan/demand yang tinggi, "ujarnya.