Setelah fakta terungkap, netizen di media sosial ramai-ramai mengkritik Mr. Bert, terutama dalam unggahan Teguh Aprianto. Beberapa netizen bahkan menyebut Mr. Bert kerap melabeli orang yang tidak sependapat dengannya sebagai "buzzer."
"Awas yang bilang hoaks dibilang buzzer sama Mr. Bert," tulis akun @zeldris.
Netizen lain menyoroti unggahan terbaru Mr. Bert yang dihapus setelah klaim palsunya terbongkar.
"Postingannya dihapus, setelah muncul berita ini. Kalau penasaran, isi komentar di postingan terbarunya itu sudah sempat di screen record," tambah @zeldris.
Pola Drama yang Mudah Ditebak
Di Instagram, sejumlah netizen menilai tindakan Mr. Bert menyerang BRI tampak seperti pola yang berulang.
"Lucu sih, setiap kali bikin drama, ujung-ujungnya BRI lagi yang diserang. Polanya tuh ketahuan banget," ujar akun @lovely_u06.
"Kalau cuma drama buzzer, jangan mimpi jadi pahlawan negara, levelnya jauh banget," tulis @meimikiy.
Beberapa netizen juga mempertanyakan kredibilitas Mr. Bert, mengingat klaimnya tidak pernah disertai bukti yang konkret.
"Waduh ini Mr. Bert dari kemarin selalu koar-koar tanpa ada kejelasan yang pasti," tulis akun Instagram @jejen5040.
"Main-main sama negara nih, berbicara kredibilitas segala. Tidak takut kena hukum ya," tambah akun @alifjuliansyah.
Dengan terbongkarnya fakta ini, publik di media sosial semakin menyadari pentingnya menyaring informasi sebelum mempercayai klaim yang belum terbukti kebenarannya. ***