2. Akses Jalan Venue yang Berlumpur
Jalur menuju GOR Voli Indoor Sumut juga menjadi perhatian karena masih belum rampung, menyebabkan area sekitar venue penuh dengan lumpur, genangan air, serta serpihan triplek dan kayu yang berserakan.
Ketua Harian Pengurus Besar PON, Baharuddin Siagian, mengakui bahwa pengerjaan jalan terhambat oleh cuaca.
"Jalannya memang sedang dalam proses pengerjaan, dan hujan membuatnya semakin becek," jelasnya.
Baca Juga: Menguak Sumber Penghasilan Vadel Badjideh, Pacar Anak Nikita Mirzani Lolly yang Tengah Disorot
3. Keterlambatan Konsumsi Atlet
Kontingen Kalteng melayangkan protes kepada panitia PON terkait keterlambatan konsumsi yang berdampak pada persiapan atlet cabang olahraga panahan dan panjat tebing.
"Kami menyampaikan protes atas keterlambatan konsumsi yang mengganggu persiapan atlet," tulis Koordinator Wilayah Aceh Kontingen Kalteng, Mikael Agusta, dalam surat protesnya pada Minggu, 8 September 2024.
4. Bus Atlet Terlambat Datang
Keterlambatan bus yang mengangkut atlet juga menjadi sorotan.
Asisten Pelatih Cabor Kriket Sumut, Dede Dharmawan, mengeluhkan keterlambatan bus yang seharusnya mengantarkan timnya ke semifinal.
"Kami sudah menunggu sejak pukul 06.00 WIB, namun bus tak kunjung datang hingga setengah jam kemudian," ujar Dede.
Baca Juga: Kapolri Lakukan Mutasi Besar-besaran, 17 Pamen Dapat Jabatan Kapolres
Pencapaian PON 2024: Dampak Positif bagi Masyarakat dan Ekonomi
Terlepas dari beberapa kendala, PON XXI 2024 juga membawa dampak positif yang patut diapresiasi: