PONTIANAKGLOBE.COM| Pontianak, Selasa 20 Agustus - Selama 30 tahun sebagai provinsi mandiri, Kapusin Pontianak telah mencapai banyak hal baik.
Mereka telah berhasil membangun dan mengembangkan komunitas Kapusin yang kuat dan berpengaruh di wilayah Kalimantan.
Selain itu, mereka juga telah aktif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, seperti melalui kegiatan sosial dan pendidikan.
Pencapaian-pencapaian ini tidak hanya mencerminkan dedikasi Kapusin Provinsi Pontianak dalam melayani masyarakat, tetapi juga menunjukkan komitmen mereka dalam menghayati karisma Ordo Kapusin.
Dalam 30 tahun ini, Kapusin Provinsi Pontianak telah menjadi teladan dalam memberikan pelayanan yang berkualitas dan memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat.
Karya Ordo selama 30 tahun dalam mengemban tugas dan pelayanan kepada Gereja dan umat Allah di Bumi Borneo ini menjadi refleksi bagi persaudaraan Kapusin untuk meneguhkan, menyegarkan tekad/komitmen untuk senantiasa setia dalam melanjutkan visi dan karya misi yang telah diwariskan.
Provinsi Kapusin Pontianak bisa merayakan 30 tahun pada hari ini adalah berkat doa dan bantuan umat beriman dan jasa para misionaris dari Belanda dan Swiss.
Untuk sekarang ini, misi ke Timor l‘Este (paroki dan rumah pendidikan) yang tadinya merupakan misi Provinsi Kapusin Portugal sejak 2020 secara resmi diserahkan sepenuhnya kepada Persaudaraan Kapusin Provinsi Pontianak. Selain itu, Kapusin Pontianak juga mengepakkan sayap misinya ke Malaysia, Belanda dan Belgia.
Sejak berdiri sebagai provinsi mandiri Ordo Kapusin Provinsi Pontianak sampai hari ini telah mengalami beberapa kali pergantian pelayan provinsi (minister provinsial).
Pater Bartholomeus Theo Janssen (1994-1997); Pater Samuel Oton Sidin (1997-2003); Pater Simon Petrus Rostandy (2003-2009); Pater Samuel Oton Sidin (2009-2012), sekarang Uskup Sintang; Pater Victorius Dwiardy (2012-2013) sekarang Uskup Banjarmasin; Pater Amandus Ambot (2013-2018); Pater Hermanus Mayong (2018-2021); Pater Faustus Bagara Darmawan (2021-sekarang).
Saat ini, Ordo Kapusin Provinsi Pontianak berkarya dalam pastoral parokial dan kategorial (pendidikan formal dan pelayanan sosial/karitatif).
Keuskupan Agung Pontianak (10 paroki), Keuskupan Sanggau (4 paroki), Keuskupan Sintang (1 paroki), Keuskupan Palangka Raya (2 paroki), Keuskupan Agung Jakarta (1 paroki), di Timor l’Este (1 paroki dan 2 rumah pendidikan).
Dalam bidang pendidikan formal Ordo Kapusin Pontianak berkarya beberapa yayasan: Yayasan Widya Dharma Pontianak (Universitas Widya Dharma), Yayasan Pendidikan Helvetia Bunut (SMP dan SMA), Yayasan Pendidikan Gembala Baik Pontianak (TK sampai SMA), Yayasan Pendidikan Maniamas Ngabang (SD, SMP, SMK dan SMA).