PONTIANAKGLOBE.COM, KETAPANG -- Seorang bayi berusia 5 bulan meninggal dunia saat dalam perjalanan dari Puskesmas Kendawangan menuju RSUD Agoesdjam Ketapang, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, pada Rabu pagi, 24 Juli 2024.
Kejadian ini menjadi viral di media sosial, dengan video yang menunjukkan upaya medis di dalam mobil di tengah jalan rusak saat menuju Ketapang.
Baca Juga: Yesa Bocah 7 Tahun yang Ditemukan Meninggal di Sandai Ketapang Pernah Dicubit Pakai Tang
Bayi tersebut adalah anak dari pasangan Dayat dan Mirna dari Desa Sungai Tengar, Kecamatan Kendawangan.
Bayi tersebut awalnya dirawat di Puskesmas karena demam tinggi dan kejang-kejang pada subuh hari.
Kondisinya yang semakin parah membuat petugas medis memutuskan untuk merujuknya ke rumah sakit.
Orangtua bayi bersama perawat berangkat sekitar pukul 06.30 WIB.
Mereka sudah berusaha ngebut dari Kendawangan, namun sampai di Desa Pagar Mentimun, bayi tersebut sudah meninggal dunia.
Kabar meninggalnya bayi 5 bulan dalam perjalanan menuju rumah sakit di Ketapang mendapat perhatian dari Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ketapang, Alexander Wilyo.
Alexander langsung mencari informasi terkait kejadian tersebut dan menyampaikan duka mendalam atas nama pribadi dan pemerintah daerah.
Alexander menjelaskan bahwa bayi tersebut datang ke Puskesmas Kendawangan dengan kondisi pneumonia, infeksi berat, dan jantung bawaan.
Setelah mendapat perawatan di Puskesmas, bayi tersebut dirujuk ke Ketapang dengan didampingi tenaga medis dan peralatan bantu lainnya.
Bayi tersebut meninggal dunia setelah menuruni jembatan Sungai Gantang, dekat Desa Pagar Mentimun.