Mereka adalah Dilla Sartika (21 tahun, semester 6), Hari Subarno (22 tahun, semester 4), Dodi Darwinto (22 tahun, semester 4) dan Margaretha Amrota (22 tahun, semester 4).
Ketika ditanyakan mengenai performa anak didiknya, pelatih Ibrah mengatakan bahwa UKM Muay Thai San Agustin baru dibentuk bulan Juni 2024 lalu.
"Karena kami camp yang baru dibentuk dan baru mengikuti event ini, banyak yang bertanya tentang camp San Agustin ini, dari mana, siapa pelatihnya," katanya, (10/07/24).
Dia juga menggarisbawahi bahwa UKM Muaythai San Agustin sendiri resmi mendapatkan SK pada tanggal 27 Juni 2024.
Meskipun baru secara resmi diakui, komunitas ini telah ada sejak tahun lalu dengan struktur anggota yang aktif mencapai 15 mahasiswa.
Mengomentari pencapaian anak asuh yang meraih medali emas, pelatih Ibrah mengungkapkan harapan untuk tidak berbangga dan berpuas diri dulu. Baginya ini merupakan awal, masih banyak hal yang harus diperhatikan.
Dia menggarisbawahi pentingnya untuk memiliki sikap rendah hati.
"Setelah mendapatkan prestasi ini, saya berharap mereka tetap rendah hati dan tidak mudah berpuas diri sehingga bisa memberikan dampak positif bagi mahasiswa yang lain untuk mengembangkan minat dan bakatnya dalam prestasi olahraga khususnya Muaythai. Semoga semakin rajin berlatih dan semakin banyak prestasi yang akan diberikan kepada almamater,” kata Ibrah (10/07/24).
Dengan prestasi gemilang ini sebagai pelatih Ibrah memiliki harapan besar agar UKM Muay Thai dari San Agustin, semakin menunjukkan eksistensinya dalam kancah olahraga nasional, khususnya dalam Muay Thai.