kalbar-kita

Kain Lukisan Prada, Warisan Budaya Pontianak yang Memikat Pejabat Sarawak

Sabtu, 2 Maret 2024 | 21:31 WIB
YB Datuk Snowdan Lawan, Timbalan Menteri Pelancongan Industri Kreatif dan Seni Persembahan Sarawak membeli kain yang berlukis prada karya Harry Eko Rifanto. (Pontianak Globe/pontianak.go.id)

Sebelum kain lukisan prada ini terjual, banyak pengunjung tertarik saat melihat keindahan kain berkilau tersebut.

Bahkan, ada pengunjung dari Turki yang tertarik dengan kain ini.

Baca Juga: Dies Natalis STAKAT Negeri Pontianak Ke Tujuh, Tonggak Trasformasi dari Perguruan Tinggi menjadi Institut

"Harganya mungkin terbilang tinggi untuk standar lokal, tetapi hal tersebut wajar karena proses pembuatannya membutuhkan ketelatenan dan ketelitian yang tinggi," ucap Harry.

Koordinator Stand Kota Pontianak, Kusmiati, menambahkan bahwa sebelum tampil di pameran Inacraft, pihaknya telah mempersiapkan berbagai produk kerajinan khas Pontianak yang menarik perhatian pengunjung.

"Kami menampilkan berbagai produk kerajinan khas Pontianak, seperti kain lukisan prada, kain corak insang, lukisan dari ampas kopi, tas etnik, aksesoris, dan kerajinan tangan lainnya," jelasnya.

Baca Juga: Anies Baswedan: Saya Akan Bangun Indonesia yang Damai dan Teduh, saat Bertemu Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus

Kusmiati berharap produk-produk UMKM dari Pontianak dapat menarik minat pengunjung yang datang ke stand Kota Pontianak di Paviliun Kalbar.

"Semoga produk-produk yang kami tampilkan selama pameran Inacraft ini bisa menarik minat pengunjung," tambahnya.

Inacraft merupakan pameran kerajinan terbesar di Asia Tenggara. Pameran tahunan ini diikuti oleh 1.500 peserta UMKM yang mengisi Hall JCC mulai tanggal 28 Februari hingga 3 Maret 2024. ***

Halaman:

Tags

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB