Sebelum kain lukisan prada ini terjual, banyak pengunjung tertarik saat melihat keindahan kain berkilau tersebut.
Bahkan, ada pengunjung dari Turki yang tertarik dengan kain ini.
"Harganya mungkin terbilang tinggi untuk standar lokal, tetapi hal tersebut wajar karena proses pembuatannya membutuhkan ketelatenan dan ketelitian yang tinggi," ucap Harry.
Koordinator Stand Kota Pontianak, Kusmiati, menambahkan bahwa sebelum tampil di pameran Inacraft, pihaknya telah mempersiapkan berbagai produk kerajinan khas Pontianak yang menarik perhatian pengunjung.
"Kami menampilkan berbagai produk kerajinan khas Pontianak, seperti kain lukisan prada, kain corak insang, lukisan dari ampas kopi, tas etnik, aksesoris, dan kerajinan tangan lainnya," jelasnya.
Kusmiati berharap produk-produk UMKM dari Pontianak dapat menarik minat pengunjung yang datang ke stand Kota Pontianak di Paviliun Kalbar.
"Semoga produk-produk yang kami tampilkan selama pameran Inacraft ini bisa menarik minat pengunjung," tambahnya.
Inacraft merupakan pameran kerajinan terbesar di Asia Tenggara. Pameran tahunan ini diikuti oleh 1.500 peserta UMKM yang mengisi Hall JCC mulai tanggal 28 Februari hingga 3 Maret 2024. ***