kalbar-kita

Dies Natalis STAKAT Negeri Pontianak Ke Tujuh, Tonggak Trasformasi dari Perguruan Tinggi menjadi Institut

Kamis, 18 Januari 2024 | 13:09 WIB
Perayaan Puncak peniupan lilin ulang tahun- Tengah: Sunarso, - Kiri: Uskup Agustinus, - Kanan: Suparman Sirait Dirjen Bimas Katolik (Samuel KOMSOS KA Pontianak)

PONTIANAKGLOBE.COM - Dies Natalis STAKAT Negeri Pontianak merayakan syukur ke-7 sejak perpindahan dari sekolah tinggi swasta menjadi sekolah tinggi Katolik Negeri pada 17 Januari 2024.

Perayaan syukur tersebut menjadi lebih istimewa karena dihadiri oleh Uskup Agung Pontianak, Mgr. Agustinus Agus, dan tujuh imam lainnya yang memimpin Misa syukur bersama di gedung STAKAT Negeri Pontianak.

Dalam homilinya, Uskup Agustinus mengaitkan kisah Daud melawan Goliath dengan perjalanan STAKAT Negeri Pontianak, menyebut bahwa manusia sering lupa saat sudah besar dan berpangkat.

Dia menekankan bahwa kekuatan sejati berasal dari Tuhan, seperti halnya dalam perjalanannya yang baru-baru ini mengunjungi lembaga pemasyarakatan, di mana ia merasa membutuhkan kekuatan iman yang lebih besar dari pada kemanusiaan.

Perayaan Dies Natalis kali ini juga disemarakkan dengan pengumuman rencana transformasi perguruan tinggi ini menjadi lembaga institut oleh Dirjen Bimas Katolik, Suparman.

Uskup Agustinus berharap agar mahasiswa semakin kuat dan memiliki kekuatan yang luar biasa, sementara kebijakan pastoral juga harus sesuai dengan zaman.

Sambutan dari berbagai pihak, termasuk ketua panitia Dies Natalis, Lukas Aheng, dan ketua STAKATN, Sunarso, menyoroti pencapaian dan perkembangan perguruan tinggi ini.

Sunarso mengucapkan terima kasih kepada tokoh-tokoh pendahulu dan seluruh warga STAKATN atas dukungan dalam transformasi dari sekolah tinggi menjadi institut.

Dirjen Bimas Katolik Indonesia, Suparman, menyampaikan bahwa Dies Natalis ke-7 ini merupakan momen yang tepat untuk merefleksikan perjalanan STAKATN sejak berdiri.

Dia mengakui jasa besar Uskup Agustinus dalam memberikan aset untuk mencapai status unggul, dan berharap agar STAKATN segera menjadi institut dengan pembukaan program-program baru.

Uskup Agustinus menyimpulkan dengan mengajak semua pihak untuk terus meningkatkan yang kurang baik, memperbaiki yang tidak sempurna, dan membuka hal-hal baru yang belum ada.

"Intinya," kata Uskup Agustinus, "mari kita berjalan bersama-sama, rendah hati, dan mau berkorban, agar kapal ini tidak salah arah dalam mencapai tujuannya."

Tags

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB