PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Kota Pontianak menjadi tuan rumah untuk pertama kalinya dalam penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Antarbangsa se-Borneo, di mana tiga negara, yaitu Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam, turut berpartisipasi.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, berharap bahwa acara ini akan menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antar masyarakat di Pulau Borneo.
Meskipun MTQ Antarbangsa se-Borneo ini merupakan yang pertama kali diadakan di Kota Pontianak, Kamtono berharap bahwa acara tersebut dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat di pulau tersebut.
"Kita berharap kegiatan ini memberikan kesan yang baik, terutama sebagai ajang silaturahmi umat Muslim se-Pulau Kalimantan atau se-Borneo. Kita merasakan bahwa kita adalah satu serumpun," ujarnya saat penutupan MTQ Antarbangsa se-Borneo di Aula Rumah Jabatan Wali Kota pada Rabu malam.
Baca Juga: 8 Rekomendasi Hasil Rapat Kerja (Raker) Komwil V Apeksi Regional Kalimantan
"Mudah-mudahan dengan kegiatan ini, silaturahmi kita sesama umat Muslim se-pulau Borneo semakin lebih akrab," tambahnya.
Edi Kamtono juga menekankan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini memiliki dampak positif dalam meningkatkan rasa ketakwaan dan ibadah masyarakat, dengan Al Quran sebagai panduan utama dalam kehidupan sehari-hari.
"Al Quran ini menjadi pedoman bagi masyarakat se-Borneo yang mewarnai kehidupan kita sehari-hari, dan ini sebenarnya tujuan utama kita dari kegiatan ini," ungkapnya.
Tidak lupa, Edi Kamtono memberikan semangat kepada para peserta dari delegasi yang hadir, "Kepada peserta yang meraih juara, kami ucapkan selamat, dan kepada peserta yang belum juara, tetap semangat untuk berlatih," tuturnya. ***