kalbar-kita

Pangalima Jilah TBBR Dampingi Acara Mamasii dan Ulang Tahun ke 74 Uskup Agustinus di Anjongan

Sabtu, 25 November 2023 | 18:49 WIB
Foto: (Kanan: Pangalima Jilah - Pasukan Merah Bangkule Rajakng) / (Kanan: Uskup Agung Pontianak, Mgr. Agustinus Agus) Peristiwa Mamasii dan Ulang Tahun Umur Uskup yang ke 74 di Rumah Retret Santo Johanes Paulus II Anjongan (KOMSOS Keuskupan Agung Pontianak)

Umpang tersebut di Potong oleh Tamu disertai suhuhan minuman Air Maram atau minuman sejenisnya yang sudah diakui dalam prosesi Mumpang Adat Taman.

Dalam undangan tertera mereka yang memotong Umpang diantaranya ada Uskup Agung Pontianak, Mgr. Agustinus Agus, sesepuh Masyarakat Dayak Taman dan Tokoh Adat Dayak Kalimantan Barat Drs. S. Massarady Kaphat.

Ada Rektor Seminari Tinggi Keuskupan Agung Pontianak, Pastor Edmund Nantes OP, ketua real estate Indonesia, Totok Lucida selaku Donatur, Bupati Kabupaten Bengkayang Sebastianus Darwis, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat dari Fraksi PDIP Perjuangan Paulus Mursalim, ada juga Ketua DPRD Kalbar Periode 2019-2024, M Kebing, hadir juga dari Kongregasi Passionis Pastor Sabinus Lohin CP, dari Ordo Kapusin ada Pastor Fredrick Samri OFMCap, Pastor Paroki Katedral Pontianak Pastor Alexius Alex, bagian keuangan Keuskupan Agung Pontianak Pastor Andreas Kurniawan OP, ada juga Andre dan Asong selaku Donatur.

Vlog Pangalima Jilah TBBR dan Uskup Agustinus

Uskup Agustinus sempat diberikan ucapan ulang tahun oleh Pangalima Jilah lewat pesan WA secara personal.

Dalam pesan tersebut Pangalima Jilah mengucapkan selamat ulang tahun untuk Uskup.

Kemudian Uskup Agustinus menjawab dan menanyakan posisi Pangalangok Jilah dimana.

Uskup Agustinus dalam pesannya jika Pak Jilah bisa hadir, tentu dia sangat senang. Begitulah kira-kira warna bahasa Uskup Agustinus.

Memang sore hari persisnya saat Uskup Agustinus usai memotong Umpang, Pangalima Jilah secara personal hadir untuk mendampingi Uskap Agustinus mengadakan Mamasii, (24/11).

Dalam vlog pribadi Pangalima Jilah (Akun Tiktok Pangalangok Jilah), dia sempat meminta saran Uskup Agustinus dan harapannya tentang kebudayaan yang bertepat dengan ulang tahun.

“Saya senang bahwa dalam rangka ulang tahun saya, diadakan upacara Mamasi salah satu budaya pada Suku Dayak Taman. Saya sengaja mengadakan adat ini, terutama supaya kaum-kaum kita tahu acara nenek moyang dan menghargai nenek moyangnya,” kata Uskup Agustinus.

Uskup Agustinus melanjutkan pesannya dengan menitikberatkan bahwa siapapun kita, tetaplah kita ada karena orang tua.

“Kita itu lahir dari orang tua, dan kakek-nenek, maka melalui budaya ini saya pribadi selaku uskup, sangat menghormati Adat Budaya, yang sungguh-sungguh juga mendukung keagamaan. Banyak adat-adat yang lebih baik, lebih luhur tentu setiap budaya punya ciri khasnya,” tambah Uskup Agustinus.

Uskup Agustinus juga berterima kasih kepada Pangalima Jilah karena turut hadir dalam ulang tahunnya yang ke 74 bertepat dengan acara adat Mamasii.

Dia juga mengajak kaum muda untuk melestarikan adat dan budaya untuk mendukung perdamaian.

“Terima kasih, kita ini sama-sama nama Agustinus. Saya (Uskup) Agustinus Agus, dia Agustinus Jilah haha,” tutup Uskup Agustinus dalam vlog Pangalagok Jilah.

Sambutan hangat juga dilontarkan Pangalima Jilah kepada Uskup Agustinus dengan mengungkapkan kalimat ‘luar biasa’.

“Luar biasa Uskup. Dayak Ganteng Uskup,” tambah Pangalima Jilah.

Mamasii yang diadakan di Anjongan ini merupakan, kegiatan penghargaan kepada orang-orang pilihan yang pantas diberikan penghormatan secara adat diantaranya ada kepala atau panglima perang, para Hulu Balang, para Pejuang yang gagah berani.

Halaman:

Tags

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB