PONTIANAKGLOBE -- Kalimantan Barat (Kalbar) menargetkan Pendapatan Daerah dalam APBD senilai Rp25,98 miliar dan pagu belanja sebesar Rp26,90 miliar dengan realisasi pendapatan daerah mencapai Rp8,08 miliar.
Kepala Perwakilan Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan Kukuh Sumardono Basuki mengatakan realisasi pendapatan masih didominasi oleh pendapatan transfer sebesar 73,71% dari total pendapatan.
"Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kalbar hingga Mei 2023 terealisasi sebesar Rp2,11 miliar atau 26,20% dari total pendapatan daerah," kata Kukuh Sumardono Basuki dikutip Pontianak Globe, Rabu (5 Juli 2023).
Adapun dari sisi belanja, realisasi sampai dengan 31 Mei 2023 sebesar Rp6,12 miliar atau baru sebesar 22,78%.
"Dengan kondisi ini, maka APBD masih surplus sebesar Rp1,96 miliar. Diperlukan perhatian khusus dari Pemda mempercepat realisasi belanja daerah karena sudah memasuki kuartal II/2023 dan realisasi masih di bawah 30%," kata Kukuh Sumardono Basuki.
Artikel Terkait
DPRD Kalbar Setujui APBD Perubahan Provinsi Kalbar Rp289 Miliar Lebih