Tokoh Lintas Agama dan Etnis di Sanggau Berkomitmen Tolak Politik Identitas Pada Pemilu 2024

photo author
Yanuarius Viodeogo Seno, Pontianak Globe
- Senin, 10 April 2023 | 20:51 WIB
Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) bersama tokoh agama, etnis, dan pemerintah berkomitmen menolak politik identitas 2024 di Sanggau (Sumber foto: FKUB Sanggau)
Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) bersama tokoh agama, etnis, dan pemerintah berkomitmen menolak politik identitas 2024 di Sanggau (Sumber foto: FKUB Sanggau)

PONTIANAKGLOBE -- Tokoh lintas agama dan etnisi Kabupaten Sanggau berharap pemilu 2024 berjalan dengan baik dengan mengedepankan kerukunan antar umat beragama yang berkomitmen menolak politik identitas serta politisasi tempat ibadah.

Ketua FKUB Kabupaten Sanggau Pendeta Suyono Asun mengatakan Komitmen itu tertuang dalam naskah komitmen bersama yang dibacakan tokoh agama pada kegiatan Silaturahmi tokoh lintas agama dan lintas etnis Kabupaten Sanggau.

"Kami dari FKUB berkepentingan untuk mendukung Pemilu 2024 dapat berjalan dengan baik, serta menjaga kerukunan umat beragama agar umat beragama tidak terjebak dalam politik identitas serta tidak menggunakan tempat ibadah sebagai sarana kampanye politik," kata Pendeta Suyono Asun dari siaran pers dikutip Pontianak Globe, Senin (10 April 2023).

Hal itu disampaikannya disela kegiatan bersama sejumlah tokoh masyarakat, agama dan instansi di Aula Kantor Kementrian Agama Kabupaten Landak.

Hadir sebagai pembicara dengan tema Membangun sinergisitas dalam rangka menolak politik identitas dan politisasi agama di rumah ibadah tersebut, Kepala Kantor Kementrian agama Kabupaten Sanggau, Polres Sanggau yang diwakilkan oleh KBO Binmas Polres Sanggau, Kepala Kantor Kesbangpol Kabupaten Sanggau, dan Ketua Bawaslu Sanggau.

Suyono Asun mengatakan FKUB Kabupaten Sanggau sepakat bahwa tempat ibadah tidak selayaknya digunakan sebagai tempat praktek politik praktis sehingga semua pihak harus dapat memisahkan kepentingan politik dengan kepentingan umat, sehingga tidk merusak keharmonisan yang sudh terjalin selama ini.

Di akhir acara dibacakan komitmen bersama tokoh lintas agama dan lintas etnis Kabupaten Sanggau dalam rangka menolak politik identitas dan penggunaan tempat ibadah sebagai tempat berkampanye, yang berisi sebagai berikut:

"Kami, tokoh lintas agama dan tokoh lintas etnis Kabupaten Sanggau dengan ini menyatakan komitmen bersama:

Pertama menolak segala bentuk Politik Identitas yang dapat mengakibatkan pembelahan sosial akibat polarisasi politik dimasyarakat menjelang Tahun Politik 2024, demi terciptanya keamanan, kerukunan, dan kestabilan masyarakat serta menjunjung tinggi toleransi demi persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kedua Menolak penggunaan tempat ibadah sebagai tempat kampanye dan aktivitaspolitik praktis sebagaimana larangan yang tertuang dalam Undang-undang Pemilu.

Ketiga bertekad mendukung dan menyuskseskan Pemilu 2024 sebagai Pemilu damai, jujur, adil, langsung, umum, bebas, rahasia, dan terlaksana secara berkualitas serta bermartabat.

Keempat Berkomitmen mendukung Pemerintah dan aparat keamanan untuk menciptakan suasana kondusif demi terwujudnya Kabupaten Sanggau yang toleran, maju dan terdepan baik untuk semua.

Di sisi lain, Ketua Bawaslu Kabupaten Sanggau Alipius menyambut baik pelaksanaan kegiatan silaturahmi lintas etnis dan lintas agama yang diinisiai oleh FKUB Kabupaten Sanggau ini.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya dalam meminimalisir pelanggaran-pelanggaran yang menungkinan terjadi pada Pemilu 2024 termasuk implikasi politik identitas dan menggunakan tempat ibadah sebagai tempat kampanye.

Bawaslu Kabupaten Sanggau, lanjut Alipius dalam menyambut tahun politik 2024 akan terus melibatkan masyarakat dalam proses pengawasan pemilu secara persuasif, serta mengajak masyarakat untuk tetap mematuhi aturan terutama terkait penggunaan tempat ibadah, pendidikan dan kesehatan sebagai tempat kampanye.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yanuarius Viodeogo Seno

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB
X