Justin Tan, Pecatur Usia 7 Tahun Sumbangkan Medali untuk Kalbar

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Minggu, 26 Maret 2023 | 05:00 WIB
Kontingen tim Percasi Kalbar yang berlaga di Kejurnas Catur ke-49 13-20 Maret 2023 di JI-Expo Kemayoran Jakarta. (Pontianak Globe/Steve Vantax)
Kontingen tim Percasi Kalbar yang berlaga di Kejurnas Catur ke-49 13-20 Maret 2023 di JI-Expo Kemayoran Jakarta. (Pontianak Globe/Steve Vantax)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Sejumlah atlet catur perwakilan Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kalbar meraih prestasi membanggakan pada Kejurnas Catur ke-49 tahun 2023 di Jakarta Internasional Ekspo Kemayoran.

Kegiatan ini digelar pada 13-20 Maret 2023.

BACA JUGA: Salah Satu Alkitab Tertua Akan Dilelang Seharga Minimal Rp450 Miliar

BACA JUGA: Wuling Motors Resmi Bawa Alvez ke Pontianak, Datang ke Pameran di Mega Mall A. Yani Ada Kesempatan Hadiah

Para atlet kebanggan Kalbar tersebut total meraih satu emas dan dua perunggu, serta memperoleh gelar Master Nasional dan Master Percasi.

Ketua Pengprov Percasi Kalbar Derry Yulianto SHut, dalam rilis ke media, Minggu, 26 Maret 2023 mengatakan, kita patut bersyukur atas prestasi ini.

“Prestasi yang sangat ditunggu tunggu oleh masyarakat catur Kalimantan Barat," ujar Derry Yulianto.

Ia menjelaskan bahwa yang lebih membanggakan lagi, peraih medali emas di nomor catur cepat dan medali perunggu di nomor catur standar disumbangkan oleh Justin Tan, yang masih berusia 7 tahun asal Ketapang.

BACA JUGA: Lyodra, Tiara Anggini dan Ziva Magnolya Resmi Membawakan Lagu Anthem FIFA U 20 World Cup 2023

Namun siapa sangka bahwa dibalik prestasi itu, Justin Tan siswa SD Pangudi Luhur Ketapang itu sempat dilarikan ke IGD RS Husada Jakarta akibat kram kaki dan perut yang sakit. Namun itu bukan menjadi penghalangnya untuk meraih prestasi.

Medali perunggu lainnya direbut oleh Tri Utami asal Sekadau yang turun di nomor catur kilat usia 19 tahun. Mahasiswa Polnep Pontianak itu, sampai menangis haru mengingat ketatnya persaingan untuk memperoleh prestasi.

Bahkan sebelum hasil akhir, ia sempat berada di posisi keempat. Namun setelah mengalahkan WFM Samantha Edithso juara dunia U-10, ia berhasil membawa pulang medali perunggu ke Kalbar.

Selain itu, Derry melanjutkan, bahwa prestasi lainnya juga diukir oleh M Kamalsyah dari Kota Pontianak dan Syamsuddin dari Landak. Keduanya turun di kategori terbuka memperoleh gelar Master Nasional dan Master Percasi.

M Kamalsyah sempat membuat harapan untuk menjuarai Kejurnas Catur ke-49 tahun 2023 di kategori terbuka. Namun sayangnya, di babak 8, dia dikalahkan oleh MF Catur Adi Sagita, padahal posisinya sudah unggul sehingga peluangnya hilang dan terlempar di 10 besar dan dengan posisi tersebut tetap membuka peluang untuk dipanggil mengikuti seleknas Tim Olimpiade Indonesia.

Dengan perolehan point 7 dari sembilan babak, hasil dari enam kali menang, dua kali remis serta sekali kalah, M Kamalsyah berhak menyandang gelar master nasional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB
X