Kesbangpol Apresiasi Dialog Publik Bersama IJTI, Bukti Kontribusi Jurnalis

photo author
Wilhelmus Triputra, Pontianak Globe
- Sabtu, 26 Juli 2025 | 13:00 WIB
Dialog Publik bertajuk Peran Jurnalis Dalam Memberantas, Penyebaran Paham Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme di Media Mainstream dan Media Sosial (Ist)
Dialog Publik bertajuk Peran Jurnalis Dalam Memberantas, Penyebaran Paham Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme di Media Mainstream dan Media Sosial (Ist)

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalimantan Barat berkolaborasi dengan IJTI Pengda Kalbar mengadakan Dialog Publik bertajuk Peran Jurnalis Dalam Memberantas, Penyebaran Paham Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme di Media Mainstream dan Media Sosial, di Aula Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Barat, Kamis (24/7/2025). 

Pada Dialog Publik tersebut menghadirkan narasumber yang merupakan Jurnalis Senior, anggota FKPT Bidang Media dan Hukum, Gusti Yusri dan Kepala Kesbangpol Kalbar, Manto. Serta peserta yang hadir yaitu rekan - rekan Jurnalis dan mahasiswa.

Kepala Kesbangpol Kalbar, Manto sangat mendukung dengan diadakannya dialog ini, yang mana membahas hal - hal yang krusial menjadi bukti kontribusi aliansi Jurnalis yang ada di Kalbar. 

"Saya harap kita bisa melakukan kegiatan seperti ini di masa yang akan datang apalagi beberapa aspirasi yang boleh kita tindaklanjuti, "ujar Manto, saat ditemui usai acara.

Salah satunya, lanjut Manto, pelatihan Jurnalis, kemudian kolaborasi antara Jurnalis dan Pemerintah Daerah. Hal itu menurutnya harus didorong bukan hanya di Provinsi Kalbar saja tetapi juga di Kabupaten/kota.

Dia melihat bahwa saat ini public figure/Pejabat Publik di Kalbar membutuhkan Jurnalis. Betapa saat ini media sosial yang dihandle individu - individu begitu cepat, serta tidak punya rambu - rambu atau regulasi yang mengikat untuk memerankan diri mereka sebagai unsur jurnalistik

"Dia posting apa saja yang diinginkannya, sementara pejabat - pejabat publik membutuhkan tenaga - tenaga ahli, spesialis, profesional di bidangnya. Oleh sebab itu pejabat publik sebetulnya mesti berkolaborasi dengan orang - orang yang profesional seperti yang hadir pada hari ini, "pungkasnya. 

Sementara itu, Panitia HUT IJTI Kalbar, Samsul Hardi menjelaskan bahwa kegiatan 
ini bertujuan untuk menangkal paham intoleransi, radikalisme, dan terorisme lewat dialog publik HUT IJTI Pengda Kalbar ke-6.
 
“Bersama sejumlah jurnalis dan organisasi lainnya, dengan harapan media dan masyarakat memiliki peran dalam menciptakan suasana kondusifitas lewat pemberitaan,” ujar Samsul.

 

 

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Wilhelmus Triputra

Tags

Rekomendasi

Terkini

X