Banjir Besar di Desa Sosok Sanggau, Sebabkan Akses Transportasi ke 5 Kabupaten di Kalbar Terputus

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Kamis, 17 Oktober 2024 | 08:06 WIB
Banjir yang melanda Desa Sosok, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau, disebabkan oleh luapan Sungai Sekayu dan Sungai Tayan. (Dok. Pontianak Globe)
Banjir yang melanda Desa Sosok, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau, disebabkan oleh luapan Sungai Sekayu dan Sungai Tayan. (Dok. Pontianak Globe)

PONTIANAKGLOBE.COM, SANGGAU -- Banjir yang melanda Desa Sosok, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau, disebabkan oleh luapan Sungai Sekayu dan Sungai Tayan.

Curah hujan yang sangat tinggi sejak pukul 04.00 WIB pada 16 Oktober 2024 menyebabkan air terus naik hingga dini hari, Kamis  17 Oktober 2024, pukul 03.00 WIB.

Baca Juga: BSSN Sebut Serangan Siber Dapat Memecah Belah Bangsa

Ketua satgas Badan Penanggulangan Bencada Daerah. (BPBD) Kalbar Daniel Sinyor, menyebutkan banjir yang semakin parah ini telah merendam beberapa dusun di Desa Sosok dengan ketinggian air bervariasi antara 1 hingga 4 meter.

"Selain merendam perumahan warga, banjir juga menenggelamkan jalan poros sepanjang 1,5 kilometer dengan ketinggian air mencapai 100 cm di beberapa titik," kata Ketua Daniel Sinyor. 

Baca Juga: Transformasi Human Capital BRI Membuahkan Penghargaan Pemimpin HC Terbaik 2024

Kondisi ini memutus akses transportasi dari Sanggau menuju Pontianak, Pontianak ke Sanggau, PPLB Entikong-Kuching, serta rute Sekadau-Sintang-Melawi-Kapuas Hulu, sehingga kendaraan roda empat jenis minibus tidak bisa melintas.

Adapun dusun yang terdampak: meliputi Sosok 1, Sosok 2, Sekayu Tabat, Barage, Tahan, Moling, Dangku, dan Perayaan Dangku. 

Baca Juga: Profil Iftitah Sulaiman, Mantan Ajudan SBY yang Diisukan Jadi Calon Menteri Prabowo

Warga Terdampak

Data sementara yang dihimpun di Posko Banjir Desa Sosok mencatat 931 kepala keluarga (KK) dengan total 3.403 jiwa terdampak banjir.

Angka ini diperkirakan akan terus bertambah, mengingat hujan lebat masih mengguyur wilayah Sosok.

Tim gabungan masih melakukan pemantauan, evakuasi, dan monitoring di lapangan.

Baca Juga: Guru Besar Tsinghua University, Stella Christie, Jadi Calon Menteri Prabowo, Begini Profil Menterengnya

Sementara itu, anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD tetap bersiaga di lokasi banjir. Banjir masih berpotensi naik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB
X