Ngopi Siang di Keuskupan: Ini Pesan Uskup Agustinus Dukung Gerakan Ketua Umum LPAI !

photo author
Jans Angkamor Bong, Pontianak Globe
- Rabu, 14 Agustus 2024 | 12:00 WIB
Kunjungan LPAI, Kak Seto ke Keuskupan Agung Pontianak (2024)
Kunjungan LPAI, Kak Seto ke Keuskupan Agung Pontianak (2024)

PONTIANAKGLOBE.COM, Media Center San Agsutin| Keuskupan Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus menerima kunjungan dari Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Prof. Dr. Seto Mulyadi atau yang akrab disapa Kak Seto di Pontianak, pada Selasa 13 Agustus 2024, tepat pukul 14.11 WIB. 

Kunjungan ini merupakan bagian dari perjalanannya saat sampainya di Pontianak sehari sebelum menghadiri undangan Seminar Paud Gembira Bergerak Interaktif Kabupaten Bengkayang, 14 Agustus 2024 hari ini.

Dalam seminar tersebut Kak Seto menjadi narasumber utama Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) dengan tema “ Mendidik Dengan Cinta”.

Kenal beliau?

Prof. Dr. H. Seto Mulyadi, S.Psi., M.Si., Psikolog. atau yang akrab disapa Kak Seto merupakan psikolog anak dan menjabat sebagai ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia, lembaga swadaya yang bergerak pada ranah perlindungan anak di Indonesia khususnya yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Seminar Paud Gembira Bergerak Interaktif Kabupaten Bengkayang dalam membangun Sumber Daya Manusia Menuju Generasi Emas Tahun 2045 kali ini mengundang Kak Seto menjadi pembicara utama yang dengan undangan langsung oleh Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis.

Sebagai Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia, Kak Seto bersama tim siang itu mendatangi kediaman Uskup Agustinus untuk ‘nyinggah’ ngopi sejenak.

Dalam wawancaranya dengan Komisi Komunikasi Keuskupan Agung Pontianak Kak Seto menjelaskan tentang zaman ini, mendidik anak tidak perlu menggunakan kekerasan.

Menurutnya ‘kekerasan’ bukanlah cara yang tepat untuk mendidik anak zaman ini. Justru menurutnya cara mendidik yang keras akan menimbulkan pertengkaran baru.

Kak Seto menghimbau para orang tua untuk bicara dan berkomunikasi dengan anak – anak terlebih dalam konteks dan situasi sekarang paling penting adalah pendekatan dengan cinta (dari hati).

Baginya itulah keutamaan dari pendekatan kemanusiaan yang lebih bermartabat.

“Kekerasan hanya akan memicu konflik baru. Pendekatan terbaik adalah berbicara dan berkomunikasi dengan anak-anak dengan penuh cinta, dari hati ke hati,” kata Kak Seto, (13/08).

Mgr Agustinus Agus dan Kak Seto (2024)
Mgr Agustinus Agus dan Kak Seto (2024)

Sapaan hangat Uskup Agustinus

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Jans Angkamor Bong

Tags

Rekomendasi

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB
X