PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Kalimantan Barat pada Selasa siang, 23 April 2024 melakukan kunjungan Silaturahmi Ekologis di Keuskupan Agung Pontianak.
Kegiatan yang dilangsungkan dimomentum sekitar Hari Bumi yang koordinir oleh Hendrikus Adam selaku Direktur Eksekutif Walhi Kalimantan Barat ini diterima langsung Mgr Agustinus Agus, selaku Uskup Keuskupan Agung Pontianak bersama Pastor Surip, Ketua Pengembangan Sosial Ekonomi (PSE) KAP.
Mgr Agustinus Agus menyambut baik kehadiran rombongan Eksekutif Daerah Walhi Kalimantan Barat.
Setelah ngobrol bersama dan berbagi cerita mengenai persoalan dan tangangan sekitar lingkungan hidup serta membicarakan kemungkinan kolaborasi aktivitas ke depan, Bapak Uskup pun memperkenalkan lingkungan sekitar gedung yang ditempati sekitar Jalan Merdeka Kota Pontianak tersebut.
“Ini kapel yang sebagian bahan/materialdi dalamnya ini terbuat dari kayu lokal” ungkap Mgr. Agustinus Agus memberi penjelasan singkat sambal menunjuk pada bagian-bagian yang dimaksud.
Selain diajak mengenali ruang sekitar gedung Keuskupan Agung Pontianak hingga ke lantas atas, rombongan Walhi Kalimantan Barat juga berkesempatan berswafoto bersama di dalam Kapel dan di depan gedung.
Sebagaimana diketahui, kunjungan Walhi Kalimantan Barat ini bermula dari komunikasi awal yang dilakukan dengan menyampaikan pemberitahuan mengenai rencana kunjungan beberapa hari sebelumnya.
“Melalui surat ini, Walhi Kalimantan Barat bermaksud melakukan kunjungan yang selanjutnya kami sebut sebagai "Silaturahmi Ekologis" untuk berjumpa bersama Mgr. Agustinus Agus, Pr selaku Uskup Keuskupan Agung Pontianak di momentum yang bertepatan dengan Hari Bumi” tulis Walhi Kalbar dalam suratnya.
“Kegiatan ini kami maksudkan sebagai sarana untuk menjalin dan menguatkan silaturahmi bersama segenap komponen, khususnya dengan Hierarki Gereja Katolik di Kalimantan Barat. Sebagai organisasi lingkungan hidup, Walhi Kalimantan Barat menyambut baik dan mengapresiasi atas upaya yang selama ini dicurahkan pihak Gereia Katolik dalam mewuiudkan keseiahteraan .bersama (bonum commune) melalui penghormataan terhadap sesama, bumi dan segenap ciptaan” jelas Hendrikus Adam, Direktur Walhi Kalimantan Barat.
Hal tersebut menurut Adam semakin dikuatkan dengan terbitnya dokumen gereja: Laudato Si yang menegaskan keberpihakan dan pentingnya perhatian terhadap alam semesta beserta segenap ciptaan.
“Hal ini secara substansi sangat selaras dengan visi-misi dan nilai maupun prinsip yang ada di Walhi saat ini. Karenanya, kami sangat bersyukur pihak Gereja Katolik menaruh perhatian atas hal ini dan segenap pihak yang peduli pada masa depan bumi penting menjadikan Laudato Si’ sebagai rujukan,” ungkap Hendrikus Adam.
Baca Juga: Analisis Krusial Real Madrid vs Bayern Munich: Ini Dia Pemain Kunci yang Bisa Jadi Pembeda
Silaturahmi yang dilakukan menurut Adam, juga diharapkan dapat memperoleh masukan dan ‘petuah’ dari pihak gereja terutama atas kerja-kerja advokasi lingkungan hidup dan pembelaan hak asasi manusia selama ini menjadi mandat organisasi.
Artikel Terkait
Mgr Agustinus Peletakaan Batu Pertama Gereja Santa Katarina Paroki Mandor, Begini Sambutan Sekda Landak
Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Berharap Temu INFO JPIC Indonesia Memberikan Kabar Baik bagi Semua
Mgr Agustinus Peletakkan Batu Pertama Rumah Istirahat Uskup Emeritus Keuskupan Agung Pontianak di Nyarumkop
Nezar Patria: Teknologi Digital Untungkan Lingkungan, tapi Harus Diawasi
Peluang Pemanfaatan AI dalam Jurnalisme Lingkungan
Coldplay Memberikan Dukungan Nyata untuk Lingkungan: Mendonasikan Kapal Pembersih Sampah di Sungai Cisadane bekerjasama dengan The Ocean Cleanup
Anies Baswedan: Saya Akan Bangun Indonesia yang Damai dan Teduh, saat Bertemu Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus
Ayo Bersihkan Lingkungan, Tukar Botol Plastik Jadi Saldo BSI, Mulai dengan Download Plasticpay