Misteri Kematian Pria di Kebun Sawit, Ditemukan Membusuk Setelah 5 Hari Hilang di Kubu Raya Kalbar

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Senin, 5 Februari 2024 | 20:38 WIB
Ilustrasi jenazah
Ilustrasi jenazah

PONTIANAKGLOBE.COM, KUBU RAYA, KALBAR -- Seorang pria bernama Udin Brata Jamhor (58) warga Kecamatan Kubu ditemukan tewas dalam keadaan membusuk di lokasi kebun sawit PT Mitra Aneka Rezeki, Dusun Tanah Kuning, Desa Ambawang, Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Peristiwa ini menghebohkan warga Dusun Tanah Kuning setelah korban ditemukan oleh anaknya bersama warga.

Baca Juga: Kemandirian Disabilitas Menjadi Prioritas Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat

Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan mengalami mumifikasi sekitar 50 persen.

Kasat Reskrim Polres Kubu Raya Iptu S Boy M Sihaloho, melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade, membenarkan peristiwa tersebut.

Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan mengalami mumifikasi atau pembusukan di lokasi Kebun Sawit Blok F.G.32 B.2 Divisi VI Estate AAP PT Mitra Aneka Rezeki.

"Korban ditemukan pada Minggu, 4 Februari 24 Pukul 08.30 WIB oleh anak korban beserta beberapa warga setempat di lokasi Kebun Sawit Blok F.G.32 B.2 Divisi VI Estate AAP PT. Mitra Aneka Rezeki," kata Ade pada Senin, 5 Februari 2024.

Baca Juga: Kunjungan dari Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo dan Junko dari Jepang ke Kantor BPBD Kalimantan Barat

Ade menambahkan, hasil penyelidikan dan olah TKP yang langsung dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Kubu Raya menunjukkan bahwa korban menggunakan kaos berwarna hitam bergambar tengkorak dan bercelana pendek warna merah, serta sudah mengalami mumifikasi sekitar 50 persen.

"Ditemukan seutas tali tambang yang tersimpul di pelepah sawit berwarna hijau dalam kondisi terputus, kemudian di leher korban ditemukan lilitan tali tambang dengan warna yang sama pada tali yang tersimpul di pelepah sawit," terangnya.

Ade menjelaskan, di saku celana korban ditemukan uang sebesar Rp12 ribu dengan pecahan uang Rp5 ribu dua lembar dan pecahan Rp2 ribu satu lembar.

Selain itu, satu buah arit juga ditemukan di dekat tangan kanan korban.

"Setelah dilakukan interogasi kepada anak korban dan beberapa saksi, ternyata korban ini pergi dari rumah tanpa kabar sejak Rabu, 31 Januari 24 sekitar Pukul 11.00 Wib dan korban memiliki penyakit yang tak kunjung sembuh selama kurang lebih satu bulan. Setelah Dzuhur, korban tak kunjung pulang dan anak korban bersama warga setempat melakukan pencarian terhadap korban," ungkap Ade.

Baca Juga: Kepala BNN Kalbar Brigjen Sumirat: Waspadai Prevalensi Pemakai Narkotika di Kalimantan Barat

Lebih lanjut, Ade mengatakan bahwa saat pencarian di lokasi tersebut, anak korban mencium bau yang tidak sedap.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: Humas Polres Kubu Raya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB
X