Rakor DAD Kalbar Jelang Event Politik Nasional: Memperkuat Semangat Rumah Betang, Semangat Rumah Panjang, Semangat Gotong-royong

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Rabu, 29 November 2023 | 21:12 WIB
Rakor DAD Provinsi Kalbar yang mengusung tema: Melalui RAKOR DAD kita perkuat semangat rumah betang untuk mewujudkan masa depan DAD yang lebih baik, dengan Sub tema: Harmonis dalam budaya memperkuat semangat kebhinekaan untuk NKRI.  (Steve Vantax/Pontianak Globe)
Rakor DAD Provinsi Kalbar yang mengusung tema: Melalui RAKOR DAD kita perkuat semangat rumah betang untuk mewujudkan masa depan DAD yang lebih baik, dengan Sub tema: Harmonis dalam budaya memperkuat semangat kebhinekaan untuk NKRI. (Steve Vantax/Pontianak Globe)

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Rapat koordinasi (Rakor) Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalimantan Barat diadakan pada Sabtu, 25 November 2023 di Hotel G Pontianak.

Ada pun tema yang diusung adalah: Melalui RAKOR DAD kita perkuat semangat rumah betang untuk mewujudkan masa depan DAD yang lebih baik, dengan Sub tema: Harmonis dalam budaya memperkuat semangat kebhinekaan untuk NKRI.

Baca Juga: Real Madrid Sangat Tertarik Mengontrak Bek Prancis Berusia 18 Tahun Senilai Rp848 Miliar

Sesuai dengan sub tema tersebut pembukaan Rakor DAD Provinsi Kalimantan Barat tahun 2023 mengundang perwakilan DAD seluruh kabupaten/kota di Kalbar. Termasuk segenap unsur etnis yang ada di Provinsi Kalimantan Barat beserta unsur forkopimda dan perwakilan Majelis Adat Dayak Nasional (MADN).

Kegiatan itu juga mengadakan seminar kebangsaan yang mengundang narasumber Raja mempawah Mardan adiwijaya.

Adapun tujuan rapat koordinasi ini antara lain sebagai kebutuhan mendesak menjelang event-event politik nasional. Sehingga Dewan Adat Dayak perlu melakukan konsolidasi organisasi dan sosialisasi agar tercipta soliditas di dalam organisasi.

“Acara ini juga memperkuat semangat rumah betang, semangat rumah panjang, semangat gotong-royong,” ujar Ketua Panitia Rakor DAD Kalbar tahun 2023 Drs Agus Clarus MSi dalam penyampaian laporan panitia Rakor DAD.

Baca Juga: 10 Hal Penting dan Menarik Pekan Ini di La Liga

Sementara itu Ketua DAD Kalbar Drs Cornelius Kimha MSi mengatakan ini adalah acara rakor yang pertama semenjak terpilih selama 7 bulan sebagai ketua umum DAD untuk jangka waktu 5 tahun mendatang.

Sesuai dengan aturan organisasi melihat sejauh mana organisasi ini mampu mencapai tujuan visi dan misi. DAD berkembang selama 37 tahun dalam penguatan hukum adat budaya dan seni. Cornelius Kimha yang merupakan mantan Bupati Kabupaten Pontianak -- kini pemekaran menjadi Kabupaten Mempawah dan Kabupaten Kubu Raya -- mengatakan pilar pembangunan tidak hanya fisik tetapi juga mental spritual dan budaya.

Baca Juga: Prediksi Real Madrid vs Napoli 30 November 2023 WIB, Teror Santiago Bernabeu Stadion

“Sering kita mengatakan politik adalah panglima, kita mengatakan hukum adalah panglima, tapi jangan lupa budaya itupun bisa merupakan suatu panglima bagi panglima hukum dan panglima politik. Sebab adanya hukum positif di Indonesia berawal dan bermula dari hukum hukum adat dan masyarakat adat,” ujar Cornelius Kimha dalam kata sambutannya.

DAD terstruktur dari tingkat provinsi sampai dengan tingkat desa yang dapat menjadi daya dorong yang dapat mendukung pembangunan di daerah.

Baca Juga: Mgr Vincentius Sensi Potokota, Uskup Agung Ende Meninggal Dunia Dalam Usia 72 Tahun

Cornelius Kimha kepada Bapak Gubernur Kalbar selaku pemerintah di daerah agar dapat mendukung kehadiran DAD karena DAD dapat membantu pemerintah di daerah dalam berbagai bidang khususnya bidang kebudayaan, ketatanegaraan dan masyarakat adat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB
X