Heboh! Video Seorang Pria Dalam Keadaan Babak Belur Dipaksa oleh OPM untuk Mengatakan Merdeka kepada Jokowi

photo author
M Rifaldi Syahri Ramadan, Pontianak Globe
- Senin, 12 Desember 2022 | 20:45 WIB
Seorang pria nampak babak belur dianiaya diduga oleh OPM. (Twitter @L3laki_5unyi)
Seorang pria nampak babak belur dianiaya diduga oleh OPM. (Twitter @L3laki_5unyi)

PONTIANAKGLOBE.COM, PAPUA -- heboh video unggahan di twitter menampakan seorang pria dalam keadaan babak belur dipaksa untuk mengatakan merdeka kepada presiden Jokowi.

Dilansir dari akun twitter @L3laki_5unyi dikonfirmasi bahwa para pelaku adalah kelompok OPM atau (Organisasi Papua Merdeka).

BACA JUGA: Ramai Jadi Perbincangan Publik, Ini Arti Mahar Pernikahan Kaesang dan Erina

Sejak awal, OPM juga menempuh upaya jalur diplomatik, melakukan upacara pengibaran bendera Bintang Kejora, dan aksi terorisme sebagai bagian dari konflik Papua.

Pendukung secara rutin menampilkan bendera Bintang Kejora dan simbol lain dari separatis Papua.

Seperti lagu kebangsaan "Hai Tanahku Papua" dan lambang negara, yang telah diadopsi pada periode 1961.

BACA JUGA: Rest in Peace! Remy Sylado, Sastrawan Besar Indonesia Meninggal Dunia

Sampai pemerintahan Indonesia dimulai pada Mei 1963 di bawah Perjanjian New York.

Gerakan militan ini dianggap sebagai organisasi separatis di Indonesia, dan aktivitasnya telah menimbulkan tuduhan makar.

Dikutip dari akun twitter @L3laki_5unyi, akun tersebut memposting video tersebut beserta melakukan tag kepada @jokowi panglima TNI @puspen_TNI dan kapolri @ListyoSigitP, dengan narai "lihatlah anak bangsamu menjadi korban OPM" ujar akun tersebut.

Dalam video yang berdurasi 2 menit tersebut terlihat peria yang babak belur itu dipaksa untuk meneriakan "merdeka" yang ditujukan untuk presiden Jokowi.

BACA JUGA: Ada Apa Dengan Twitter Minggu 11 Desember 2022 ? Ternyata Ini Loh Penyebab Twitter Tidak Bisa Dibuka

Disinyalir pria tersebut dipaksa untuk mengatakan Papua Merdeka, dengan tertatih dan ketakutan, dalam posisi mengangkat tanggan, pria tersebut menuruti perkataan OPM yang berteriak kearahnya.

Terlihat dalam video tersebut, ia dikelilingi sekelompok orang yang sedang membawa senjata api.

Sampai saat ini video tersebut sudah di tonton 15 ribu kali dan 549 retweet.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X