PONTIANAKGLOBE -- Media sosial sempat viral beberapa hari ini terkait kehadiran empat ekor monyet yang masuk ke Kota Bandung. Sejumlah pihak mengkaitkan dengan dinamika alam melanda Jawa Barat.
Staf Observasi Gempa Bumi Badan Meteorologi, Klimatologi, Geofisika (BMKG) Kota Bandung, Ajeng Marina Utamie mengatakan masyarakat tak perlu kuatir terjadinya bencana alam di Kota Bandung.
Sebab, menurut Ajeng BMKG akan selalu memberikan informasi terbaru agar penanganan bencana di Kota Bandung dapat dilakukan secara maksimal.
"Jadi belum bisa dikaitkan (fenomena monyet turun ke kota) dengan potensi bencana yang ada di Kota Bandung, ada gerakan sesmik di Sesar Lembang yang berdampak pada potensi kebencanaan, khususnya di Kota Bandung," kata Ajeng dari siaran pers Pemkot Bandung dikutp Pontianak Globe, Kamis (1 Desember 2022).
Sementara itu, Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Diskar PB Kota Bandung Yusuf Hidayat mengatakan Diskar PB senantiasa menangani keluhan masyarakat terkait pertolongan kepada warga yang terganggu kehadiran monyet liar yang masuk ke permukiman.
"Dari hasil identifikasi, yang kami lihat, monyet yang ditemukan di berbagai lokasi ini tampaknya jenis yang sama. Sehingga diduga sebenarnya monyet ini berpindah-pindah," kata Yusuf.
Pihaknya, menurut Yusuf, juga berkoordinasi dengan Balai Besar Konversi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat terhadap langkah yang akan diambil jika monyet-monyet tersebut ditemukan dan berhasil dievakuasi.
Artikel Terkait
Ketik 'Monyet Pakai Jas Hujan Hijau' di Pencarian Google, Muncul Foto Jokowi. Begini Penjelasannya
Caritas Indonesia, Keskupan Bogor, Keuskupan Bandung dan KAJ Buka Posko Tanggap Darurat untuk Gempa di Cianjur