1. Pemerintah Indonesia memutuskan untuk tidak memberangkatkan haji dua tahun yakni 2020 dan 2021 karena pandemi Covid-19.
2. Ada kebijakan Pembatasan Covid-19 Arab Saudi sehingga haji tahun 2021 dibatasi untuk 60.000 jemaah yang semuanya berasal dari dalam Arab Saudi, baik warga setempat maupun ekspatriat. Saat itu, Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Jumali menerangkan 327 warga negara Indonesia (WNI) menunaikan haji 2021. Namun data lengkap belum ada dan ada kemungkinan bertambah.
Info Berangkat Haji 2023
Kemenag atau Kementerian Agama telah menerbitkan Rencana Perjalanan Haji (RPH) 1444 H/2023 M.
Beberapa waktu lalu, RPH ini ditandatangani oleh Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (RPH) pada 16 Januari 2023.
RPH berisi rangkaian tahapan kegiatan penyelenggaraan ibadah haji, mulai dari awal masuknya jemaah ke asrama haji lalu terbang ke Tanah Suci, hingga kepulangan terakhir jemaah dari Madinah ke Indonesia.
Dilansir laman Kemenag, jemaah gelombang pertama, dijadwalkan mulai masuk ke asrama haji embarkasi pada 3 Zulqa’idah 1444 H/23 Mei 2023.
Sehari berikutnya, mereka akan mulai diberangkatkan secara bertahap ke Madinah Al-Munawwarah untuk menjalani Arbain (salat berjamaah selama 40 waktu berturut-turut di Masjid Nabawi)
Sementara jemaah gelombang kedua, masuk asrama mulai 7 Juni 2023.
Secara bertahap, mereka diberangkatkan ke Jeddah mulai 19 Zulqa’idah 1444/8 Juni 2023.
Wukuf di Arafah diperkirakan bertepatan dengan hari Selasa, 27 Juni 2023.
Mulai 4 Juli 2023, jemaah haji Indonesia dipulangkan ke Tanah Air secara bertahap.
Akhir kedatangan jemaah haji di Indonesia dijadwalkan pada 16 Muharram 1445/3 Agustus 2023.
Berikut rincian lengkapnya :
1. 23 Mei 2023 (3 Zulqa’idah 1444): Jemaah masuk asrama haji