“Hal ini (pengolahan sampah menjadi kerajinan) dapat mereka lakukan selama mungkin 10-15 menit untuk menunggu, kemudian langsung jadi digambar dibawa pulang ya bu tadi kita lihat,” kata Franka.
Selain pengembangan pengolahan sampah, dalam kunjungan kerja kali ini, Ibu Iriana dan Ibu Wury juga melakukan sosialisasi cuci tangan pakai sabun dengan menggunakan air mengalir.
Beberapa siswa taman kanak-kanak tampak turut serta mempraktikkan gerakan cuci tangan bersama Ibu Iriana, Ibu Wury, dan para anggota OASE KIM. ***