inter-nasional

Forum Bisnis Indo-Pasifik 2023 Dorong Pertumbuhan Inklusif dan Berkelanjutan di Indo-Pasifik

Jumat, 20 Januari 2023 | 17:19 WIB
Suasana pembukaan Forum Bisnis Indo-Pasifik (IPBF) kelima. Kegiatan ini diadakan secara hibrida, pada 12 Januari 2023 di Tokyo, Jepang. Pemerintah Amerika Serikat dan Jepang menjadi tuan rumah bersama. (U.S. Embassy and Consulates in Indonesia)

Kerangka ini akan menawarkan manfaat nyata yang mendorong kegiatan ekonomi dan investasi, mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif, serta menguntungkan para pekerja dan konsumen di seluruh kawasan.

Pada penghujung IPBF 2023, Direktur Badan Perdagangan dan Pengembangan AS (USTDA) Enoh Ebong dan Pejabat Senior AS untuk Biro Kerjasama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) Urusan Asia Timur dan Pasifik Matt Murray mengadakan konferensi pers dengan sejumlah wartawan di wilayah Indo-Pasifik.

Upaya Baru AS dan Mitra Memajukan Indo-Pasifik yang Terbuka, Terhubung, Sejahtera, Aman, dan Tangguh

Badan Perdagangan dan Pembangunan AS (USTDA) mengumumkan dua kesempatan proposal pendanaan (Call for Proposal).

Proposal pertama untuk kegiatan infrastruktur yang mendukung pilar Kerangka Kerja Ekonomi Indo-Pasifik (IPEF) guna memajukan infrastruktur digital, mempromosikan energi bersih, dan memperkuat rantai pasokan.

Proposal kedua untuk memperluas “portfolio” USTDA di negara-negara Kepulauan Pasifik.

Selain itu, Tim Akselerator Infrastruktur IPEF akan bekerja lintas lembaga pemerintah AS dan mitra serupa IPEF guna mengidentifikasi dan menentukan proyek-proyek yang memenuhi syarat untuk mengakses produk perbankan yang akan membuka pembiayaan publik dan swasta baru.

Tim Akselerator Infrastruktur IPEF akan mengunjungi India, Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, Fiji, dan Vietnam.

USTDA dan GE Healthcare akan bersama-sama mendanai proyek percontohan untuk membantu Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam mengembangkan pusat penyimpanan data dan citra nasional, menciptakan sarana penyimpanan terpusat berbasis komputasi awan (cloud-based) yang baru guna menyimpan rekam medis elektronik, serta jaringan model hub-and-spoke untuk menghubungkan dokter umum di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) dengan ahli jantung di rumah sakit pusat. ***

 

Halaman:

Tags

Terkini