inter-nasional

Banjir Landa Wilayah Pantura Jateng, Warga Tak Nikmati Malam Tahun Baru 2023

Minggu, 1 Januari 2023 | 10:08 WIB
Tim gabungan BPBD Jawa Tengah memantau sejumlah rumah warga tergenang banjir pada malam pergantian Tahun Baru 2023 (Sumber foto: BPBN )

PONTIANAKGLOBE -- Saat mayoritas warga Tanah Air merayakan malam pergantian tahun baru 2023 dengan bakar jagung dan panggang ayam atau ikan tetapi tidak dengan sebagian warga di Jawa Tengah. 

Penduduk yang berada di wilayah Pantai Utara Jawa (Pantura) di Jawa Tengah meliputi Kabupaten Tegal, Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, Kabupaten Kendal, Kota Semarang, Kabupaten Kudus, Kabupaten Demak, Kabupaten Pati hingga Kabupaten Grobogan dilanda banjir pada malam pergantian Tahun Baru 2023 atau Sabtu (31/12) malam. 

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng, Bergas C. Penanggungan mengatakan banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi melanda wilayah tersebut pada hari sebelumnya, Jumat (30 Desember 2022) dan berlanjut pada hari selanjutnya, Sabtu. 

Dampak banjir di Kabupaten Tegal terjadi di Dukuh Kasemen RW 08 dan RW 09 Desa Sukareja mengakibatkan sebanyak 50 unit terendam air yang ditinggali oleh 300 jiwa. Tinggi Muka Air (TMA) banjir tersebut antara 50-75 sentimeter.

Sementara itu, di Kabupaten Kudus banjir terjadi di Desa Jati Wetan, Desa Tanjung Karang dan Desa Jati Kulon di Kecamatan Jati, Desa Setrokalangan di Kecamatan Kaliwungu, Desa Termulus, Desa Mejobo dan Desa Kesambi di Kecamatan Mejobo. Ada sebanyak 115 jiwa mengungsi ke tempat aman agar terhindar dari genangan air tinggi.

Banjir juga melanda wilayah Kabupaten Pati di 6 desa di Kecamatan Gabus, 7 desa di Kecamatan Juwana, 2 desa di Kecamatan Jakenan, 6 desa di Kecamatan Pati, 7 desa di Kecamatan Kayen, 4 desa di Kecamatan Sukolilo, 3 desa di Kecamatan Dukuseti dan beberapa wilayah di Kecamatan Tayu serta Kecamatan Cluwak.

Adapun selain di kawasan Pantura, banjir juga melanda Kabupaten Grobogan dengan wilayah yang terdampak meliputi Kelurahah Grobogan, Desa Tanggungharjo dan Desa Putatsari di Kecamatan Grobogan, Desa Klambu di Kecamatan Klambu dan Desa Tarub di Kecamatan Tawangharjo.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan belum ada mengenai laporan korban jiwa. Dia mengutarakan seluruh BPBD di wilayah terkait terus melakukan asesmen, berkoordinasi dengan instansi terkait, melakukan upaya pemenuhan hak dasar bagi warga terdampak, evakuasi dan penyelamatan serta upaya penanganan darurat lainnya.

"Cuaca ekstrem hujan lebat dan angin kencang masih berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Jawa Tengah hingga esok hari, sebagaimana menurut informasi prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)," kata Abdul Muhari dikutip Pontianak Globe, Minggu (1 Januari 2023). 

Tags

Terkini