PONTIANAKGLOBE -- Menko Polhukam Mahmud MD menanggapi komentar dari Menteri Maritim dan Investasi Luhut Panjaitan soal KPK rajin melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) tindak korupsi.
Mahmud MD senada dan mengutarakan tidak ada pernyataan yang salah dengan pernyataan Menteri Luhut Panjaitan. Komentar Mahmud MD itu disampaikannya melalui Instagram pribadi.
"Tak salah donk Pak Luhut. Jadi Pak Luhut benar. Apanya yang salah?" kata Mahmud MD dikutip Pontianak Globe, Selasa (21 Desember 2022).
Menurutnya, OTT selalu membuat terkejut suasana sehingga lebih baik ada sistem digitalisasi dalam pemerintahan agar tidak ada celah untuk korupsi. Mahmud berharap sistem digitalisasi bisa segera diwujudkan dengan pengesahan RUU Pembatasan Transaksi Dengan Uang Tunai.
Selain itu, Perpres tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Dalam minggu ini, Mahmud MD mengutarakan, Men-PANRB mengirim draft SPBE kepada Presiden untuk ditandatangani sebagai bagian dari upaya penyelenggaraan pemerintahan secara digital agar tidak mudah korupsi.
Sebelumnya, Menteri Luhut Panjaitan mengatakan OTT oleh KPK tidak bagus dan membuat negara jelek. Dia tidak setuju KPK rajin melakukan OTT dan menilai korupsi adalah bagian kesalahan manusia.
"OTT-OTT ini kan tidak bagus sebenarnya. Buat negeri [Indonesia] ini jelek banget. Jadi kalau kita mau bekerja dengan hati, ya kalau hidup-hidup sedikit bolehlah, kita kalau mau bersih-bersih amat di surgalah kau," kata Luhut.
Hal itu diutarakannya saat Peluncuran Aksi Pencegahan Korupsi 2022-2024 di Thamrin Nin Ballroom Jakarta, pada Selasa (20 Desember 2022).
"Jadi KPK jangan pula sedikit-sedikit tangkap-tangkap, ya lihat-lihatlah. Tapi kalau digitalisasi ini sudah jalan tidak akan bisa main-main," kata Luhut.