inter-nasional

Rumah Jefri, Nelayan Bintan Kepulauan Riau Kini Tersambung Listrik. Intip Program BPBL Yuk

Senin, 5 Desember 2022 | 20:30 WIB
Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Jisman Hutajulu meresmikan intalasi listrik milik warga Bintan Kepulauan Riau (Sumber foto: Kementerian ESDM)

PONTIANAKLOBE -- Warga kurang mampu sebanyak 631 kepala rumah tangga di Provinsi Kepulauan Riau mendapatkan sambungan instalasi listrik gratis.

Jefri (38 tahun), nelayan di Kampung Mentigi, Bintan yang merupakan penerima manfaat Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) tidak risau lagi listrik byar pet.

Sebab, rumahnya kini memiliki instalasi listrik sendiri dan orang tuanya tidak perlu lagi menumpang listrik dari rumah Jefri.

"Listrik saya listrik terkadang anjlok, terlebih jika peralatan listrik seperti rice cooker dipakai bersamaan. Sebelumnya, listrik saya menyarlur ke rumah orang tua," kata Jefri dari siaran pers Kementerian ESDM dikutip Pontianak Globe, Senin (5 Desember 2022).

Jefri merupakan satu di antara 631 KK penerima Masyarakat penerima program BPBL yang mendapatkan instalasi listrik rumah berdaya 450 VA, 3 titik lampu, 1 kotak kontak, pemeriksanaan dan pengujian instalasi Sertifikat Laik Operasi (SLO), penyambungan ke PLN dan token listrik perdana.

Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Jisman Hutajulu mengatakan pemerintah mempunyai program penyambungan instalasi listrik gratis salah satunya di Kepulauan Riau.

Saat ini, kata Jisman, di Kabupaten Bintan mendapatkan 86 sambungan rumah tangga yang tersebar di 4 kecamatan dan kini telah tersambung sebanyak 631 rumah tangga di Provinsi Kepulauan Riau atau sudah 100%.

Dia mengutarakan masih terdapat masyarakat kurang mampu yang sudah dilewati jaringan listrik PLN di depan rumah, namun belum bisa mendapatkan akses listrik secara langsung sebagai pelanggan PLN.

Penyebabnya, menurut Jisman, ketidakmampuan membayar biaya pasang baru listrik, sehingga harus menyalur atau berbagi sambungan listrik dengan tetangga.

"Program BPBL ini gratis ya Bapak, Ibu, saya perlu sampaikan lagi agar masyarakat benar-benar tahu. Tahun ini sasaran Program BPBL untuk 80.000 rumah tangga, tahun depan menjadi 83.000," kata Jisman.

Tags

Terkini