PONTIANAKGLOBE -- Pemerintah kian serius menggodok pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) setelah para investor mulai berminat menanamkan modalnya ke kawasan yang berada di Kalimantan Timur tersebut.
Kepala Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Bambang Susantono mengatakan setelah jajak pasar, ada sebanyak 39 kali lipat para investor yang ingin investasi di tahap pertama pembangunan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).
"Presiden Joko Widodo memberikan arahan agar area-area di IKN dibuka lagi untuk menampung minat para investor yang tidak tertampung di wilayah 1A adalah wilayah tempat Istana Kepresidenan dan sejumlah kementerian nanti berlokasi," kata Bambang dari siaran pers Kominfo dikutip Pontianak Globe, Rabu (30 November 2022).
Setelah investor ramai berminat di wilayah 1A, lanjut Bambang, pemerintah membuka wilayah 1B dan 1C secara bersamaan untuk mereka.
Wilayah tersebut yakni, antara lain wilayah pariwisata, pusat finansial dan ekonomi, wilayah pendidikan, hingga wilayah kesehatan.
"Insyaallah ini akan mulai wujudkan pada tahun depan (2003) sehingga tahun depan akan lebih terlihat lagi, lebih banyak lagi konstruksi yang akan kami bangun. Sehingga nanti pada 2024 manakala Bapak Presiden akan upacara di IKN tentu akan bisa melihat perkembangan-perkembangan yang ada di lapangan,” terang Bambang.